HUT Kota Malang ke 105

Disperin Kota Malang: Pelaku IKM Kota Malang Perlu Sinergi dengan Anak-Anak Muda Kreatif

Disperin Kota Malang menggelar Workshop dan Pelatihan Membuat Iklan Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Malang

Disperin Kota Malang: Pelaku IKM Kota Malang Perlu Sinergi dengan Anak-Anak Muda Kreatif
surya/hayu yudha prabowo
Dinas Perindustrian Kota Malang menggelar Workshop dan Pelatihan Membuat Iklan Industri Kecil Menengah Kota Malang. Kegiatan ini diselenggarakan selama empat hari sejak 25 hingga 29 Maret 2019. 

SURYA.co.id | MALANG - Merespons tingginya minat anak muda dalam menggeluti usaha ekonomi kreatif, Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Malang menggelar Workshop dan Pelatihan Membuat Iklan Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Malang. Kegiatan ini diselenggarakan selama empat hari sejak 25 hingga 29 Maret 2019.

Kepala Bidang Ilmatetta Disperin Kota Malang, Fahmi Fauzan, mengatakan produk IKM di Kota Malang perlu bersinergi dengan anak-anak muda yang kreatif membuat animasi. Kesempatan animasi ini bisa difungsikan untuk kebutuhan promosi produk IKM di Kota Malang.

“Kami arahkan membuat video explaner untuk produk-produk IKM di Kota Malang. Diharapkan ini menjadi iklan, kemudian mereka akan berkomunikasi dengan pemilik produk, kalau sekiranya pemilik produk tertarik. Mereka bisa kerjasama,” terangnya, Jumat (29/3/2019).

Diakui Fahmi, para pelaku IKM saat ini memang kesulitan untuk memasarkan produknya. Mereka banyak fokus di produksi, sehingga marketing atau pengiklanan tidak terlalu difokuskan.

“Itu salah satu kendala yang dihadapi pelaku IKM. Jadi tidak banyak IKM kita memiliki kesadaran membranding produk,” terangnya.

Di sisi lain, memang diakui kalau budget untuk mengiklankan tidaklah sedikit.

Oleh sebab itu, ketika nanti para peserta bisa berkolaborasi dengan para pelaku IKM, diharapkan bisa menegosiasikan tarif.

“Ketika kita mengiklankan, membuat animasi atau videonya itu juga badgetnya tidak sedikit. Oleh sebab itu, dengan adanya pelatihan ini, kami harapkan bisa memulai membangun komunikasi. Nanti bisa nego dari segi budget,” jelasnya.

Nantinya, para pelaku yang membuat animasi dalam iklan akan membuat tampilan yang menarik sehingga orang luar tertarik.

Dari segi itu, anak-anak muda yang kreatif bisa membantu.

Peserta yang ikut dalam pelatihan sebanyak 100 orang. Terbagi ke dalam dua kelas, kelas game dan animasi.

Nantinya, Dinas Perindustrian akan terus membantu perkembangan potensi mereka.

Penulis: Benni Indo
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved