Berita Surabaya

OSS Jadi Pendorong Investasi Untuk Masuk ke Indonesia

OSS bisa mendorong perbaikan percepatan berusaha untuk mendorong investasi.

OSS Jadi Pendorong Investasi Untuk Masuk ke Indonesia
surya.co.id/sri handi lestarie
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan saat jadi keynote speaker dalam dialog yang digelar di Spazio Hall, Intiland, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah sejak pertengahan 2018 lalu telah meluncurkan Online Single System (OSS).

Yaitu sistem perizinan berusaha yang terintegrasi secara elektronik dengan seluruh kementerian/lembaga (K/L) negara hingga pemerintah daerah (pemda) di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, OSS bisa mendorong perbaikan percepatan berusaha untuk mendorong investasi.

"Masuknya investasi dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. OSS ini jadi breakthrough, tapi ini masih terkendala pada RTRW karena belum selesai. Kalau jalan dengan baik akan cegah korupsi di bidang perizinan dan tata niaga," kata Luhut saat menjadi keynote speaker dalam dialog bertema "Ekonomi Sekarang dan Yang Akan Datang" yang digelar Aprindo, Adupi, dan Intiland di Spazio Hall, Jumat (29/3/2019) malam.

OSS setidaknya ada dua blok besar perizinan yang menjadi tanggungan pemerintah.

Pertama, OSS yang sudah memanfaatkan perkembangan teknologi.

Kedua, ease of doing business (EoDB) yang belum dituangkan dalam bentuk aplikasi terintegrasi seperti OSS.

Sementara itu untuk mendukung kebijakan ke depan, pemerintah melakukan harmonisasi peraturan perundang-undangan mulai April.

Sehingga ke depan tidak ada peraturan yang tumpang tindih.

"Dalam rapat kabinet, presiden telah menginstruksikan aturan-aturan yang saling mengunci dalam enam bulan ke depan sudah selesai. Jadi ada software khusus, sehingga di dalam peraturan perundang-undangan tidak ada kalimat yang saling mengunci," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved