Lifestyle

Koleksi Busana 'Jardin De Flores' Sari Ronche by Siska Sumartono, Pancarkan Aura Perempuan  

Koleksi Busana 'Jardin De Flores' Sari Ronche by Siska Sumartono, pancarkan keceriaan perempuan.  

Koleksi Busana 'Jardin De Flores' Sari Ronche by Siska Sumartono, Pancarkan Aura Perempuan  
SURYAOnline/christine ayu nurchayanti
Koleksi busana 'Jardin De Flores' Sari Ronche by Siska Sumartono. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Siska Sumartono, fashion designer, kembali memperkenalkan koleksi busana 'Sari Ronche' rancangannya dalam 'Fashion Show Bordir dan Casual Women's Week 2019' di Atrium Royal Plaza Surabaya, Kamis (28/3/2019).

Pada kali ini, busana-busana yang dipamerkan di atas catwalk mengusung tema 'Jardin De Flores' yang berarti 'taman bunga'.

Tema tersebut secara apik divisualkan oleh Siska Sumartono dengan pemilihan warna-warna yang cerah dan aksen-aksen bunga pada delapan busana rancangannya.

"Saya mengusung tema tersebut karena bagi saya, perempuan harus tetap ceria apapun perannya. Keceriaan tersebut saya wujudkan ke dalam desain yang penuh warna dan banyak bunganya," tutur Siska ditemui seusai acara.

Meskipun koleksi Sari Ronche tidak semuanya berwarna cerah, namun, lanjut Siska, rata-rata koleksinya memang banyak yang berwarna cerah dengan desain-desain sederhana seperti yang ia tampilkan kali ini.

"Pemilihan warnanya memang tergantung moment, beberapa koleksi ada yang didominasi warna putih. Namun, tidak meninggalkan unsur bunga," tutur perempuan yang mulai terjun di dunia fashion design sejak 2007 ini.

Bunga-bunga tersebut dihadirkan melalui teknik embriodry atau sulam tangan. Adapun bunga-bunga yang dipilih antara lain adalah mawar, anggrek, melati, dan anyelir.

"Tidak semua orang suka bunga, tapi saya rasa bunga-bunga tersebut, misalnya mawar, merepresentasikan perempuan dan saya menyukainya," tutur Riska.

Adapun kain yang digunakan dalam rancangannya adalah kain sutra. Hal ini bukan tanpa alasan.

Bagi Riska, kain sutra sangat cocok karena selain memberikan kenyamanan ketika dikenakan, kain sutra juga dapat memberikan kesan yang lebih chic.

Untuk proses pembuatan kedelapan busana 'Jordin De Flores' ini, Riska menuturkan membutuhkan waktu 3 hari.

"Tanggal 25 Maret 2019 kemarin, saya dikontak tim panitia untuk memamerkan koleksi Sari Ronce karena bagi mereka, busana yang menghadirkan kesan ceria dengan unsur bordir yang tidak terlihat tua adalah koleksi-koleksi 'Sari Ronche'. Dalam waktu tiga hari itu, saya merancang delapan busana untuk hari inu," tutur Siska.

Koleksi-koleksi 'Jordin De Flores' ini, lanjutnya, dapat dikenakan oleh para remaja dan ibu muda yang ingin menghadiri

Pembuatannya tgl 25 jam 8 malam ditlp tim panitia koleksi sari ronce krn yg sepama Indonesia  menonjol fashion dg koleksi ceria bordir tdk kelihatan tua itu sari ronce saya dikontak dlm wakfu ngga smape 3 hari 8 baju.

Koleksi 'Jordin de Flores' ini dapat dikenakan dalam berbagai acara seperti kumpul-kumpul santai, perayaan ulang tahun, dan pesta kebun.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved