Grahadi

Beranda Grahadi

Gubernur Khofifah Harap Adanya Keseimbangan Social Capital dan Spiritual Capital

Keseimbangan antara social capital dan spiritual capital penting dilakukan karena akan menciptakan keseimbangan kehidupan duniawi dan nahrawi

Gubernur Khofifah Harap Adanya Keseimbangan Social Capital dan Spiritual Capital
Ist/Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat acara Penganugerahan Honoris Causa Pakde Karwo di Universitas Islam Sunan Ampel (UINSA), Surabaya, Rabu(27/03/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap adanya keseimbangan antara social capital dan spiritual capital. Hal ini penting dilakukan karena akan menciptakan keseimbangan kehidupan duniawi dan nahrawi, apalagi basis penguatan social capital sudah luar biasa.

“Basis proses penguatan partisipasi masyarakat Jatim sangat luar biasa, jika hal ini didukung dengan ribuan pesantren di Jatim maka social capital akan beriringan dengan spiritual capital,” ungkap Khofifah sapaan akrab Gubernur Jatim pada acara Penganugerahan Honoris Causa Soekarwo di Universitas Islam Sunan Ampel (UINSA), Surabaya, Rabu(27/03/2019).

Dijelaskan, penguatan spiritual capital salah satunya melalui peningkatkan kualitas pendidikan pesantren dan diniyah. Selain itu, juga dengan penguatan pendidikan vokasi di pesantrean-pesantren.

“Lewat vokasi di pesantren ini diharapkan akan meningkatkan daya saing dan kemandirian pesantren,” terang Gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Gubernur Khofifah menambahkan, peningkatan kualitas guru Madrasah Diniyah/Madin juga dilakukan dengan meluaskan pemberian beasiswa mu’adalah, dan beasiswa s2 bagi guru Madin.

“Program ini baru kita luncurkan, kita berharap kualitas guru Madin akan meningkat sehingga output dari seluruh pendidikan Madin ikut meningkat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi aktif dengan kepala Dispendik Provinsi Jatim terkait program pendidikan vokasi di pesantren. Sejak awal Maret, Pemprov Jatim juga telah membuka program layanan semi millenial job center di Bakorwil Pamekasan.

“Ini semua merupakan bagian dari penguatan, peningkatan skill dan menciptakan kemandirian khususnya bagi alumni pesantren yang tidak hanya bergerak di bidang dakwah,” tutur Gubernur Khofifah yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Sosial pada Kabinet Kerja.

Terkait pemberian gelar Honoris Causa pada Gubernur Jatim masa jabatan 2009-2019 Pakde Karwo, Gubernur Khofifah memberikan selamat dan apresiasi. Apalagi, pemberian gelar ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kebijakan Pemprov Jatim sejak jaman Imam Utomo hingga Pakde Karwo.

“Oleh sebab itu, sekali lagi saya mohon restu untuk meneruskan kebijakan Pakde Karwo untuk membawa Pemprov Jatim semakin sejahtera,” pungkasnya.

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved