Perusahaan Aplikasi Layanan Hotel 'Akusisi' 360 Properti Dalam Empat Bulan

Perusahaan jaringan hotel melalui aplikasi, Oyo, dalam empat bulan operasional berhasil mengakusisi operasional 360 hotel di 40 kota di Indonesia

Perusahaan Aplikasi Layanan Hotel 'Akusisi' 360 Properti Dalam Empat Bulan
surabaya.tribunnews.com/sri handi lestari
Country Head OYO Hotels & Homes, Rishabh Gupta (kanan) saat menunjukkan aplikasi Oyo Optimus di salah satu model kamar hotel yang dikelola oleh Oyo. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perusahaan jaringan hotel melalui aplikasi, Oyo, dalam empat bulan operasional berhasil mengakusisi operasional 360 hotel di 40 kota di Indonesia.

Langkah bisnis ini merupakan upaya Oyo yang di tahun 2019 mentargetkan perluasan bisnis hingga di 100 kota.

Country Head OYO Hotels & Homes, Rishabh Gupta mengatakan, pihaknya telah memperkenalkan proses dan teknologi inovatif dalam landscape hospitality global.

"Kami banyak berinvestasi dalam peningkatan kualitas properti jaringan kami, serta menjadikannya lebih efisien untuk memenuhi kebutuhan akomodasi para tamu sehingga menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi bagi pemilik properti," kata Rishabh Gupta, Selasa (26/3/2019).

Sebagai perusahaan perhotelan dan akomodasi, Rishabh menambahkan bila pihaknya telah membangun kapabilitas, termasuk properti strategis yang sedang berjalan dalam rentang waktu tiga hingga 14 hari. Serta merevonasi dan meningkatkannya dengan memanfaatkan talenta desain dan insinyur.

"Langkah ini juga memicu ekspansi global kami di Indonesia, China, Malaysia, di antara pasar-pasar lain yang memungkinkan kami menambah lebih dari 64.000 kamar ke jaringan kami setiap bulan. Di Indonesia, kami menambahkan lebih dari 70 properti ke jaringan kami setiap bulan," jelas Rishabh.

Terkait dengan renovasi properti yang hanya 14 hari, menurut Rishabh merupakan standar baru dalam mentransformasi dan merenovasi properti yang sangat kontras dengan standar industri yang membutuhkan waktu hingga 90 hari.

Dengan lebih dari 1.200 insinyur dan desainer di Indonesia, India, China, dan pasar internasional lainnya, mampu melakukan transformasi ke lebih dari 360 properti di seluruh Indonesia dalam rentang waktu 4 bulan sembari mempraktikkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di sektor hospitality.

"Kami tumbuh pesat menjadi mitra jaringan hotel pilihan di Indonesia dengan bermitra lebih dari 340 pemilik aset dan mengelola lebih dari 360 hotel serta 11.000 kamar di 40 kota. Pertumbuhan tersebut mencapai 10 kali lipatnya hanya dalam waktu 4 bulan. Dari 360 properti ini, lebih dari 260 hotel beroperasi dan sisanya sedang dalam proses transformasi," ungkap Rishabh.

Mitra yang telah bergabung dalam jaringan Oyo rata-rata mengalami peningkatan okupansi hingga 75 persen.

Sementara untuk aplikasi khusus yang memonitor renovasi dan transformasi tersebut adalah Oyo Optimus. Ini merupakan aplikasi khusus yang membantu tim Oyo dalam memahami kebutuhan transformasi sebuah properti sembari menghitung estimasi biaya dan memungkinkan seluruh pihak berkepentingan, termasuk pemilik aset dan tim Oyo, untuk memonitor proses transformasi yang berlangsung.

Rishabh menambahkan, pihaknya sangat berkomitmen memberdayakan pemilik properti di Indonesia.

"Kami memiliki lebih dari 100 Oyopreneurs (karyawan) tim teknik sipil berdedikasi dan menunjukkan kemampuan mendalam dalam bermitra dengan berbagai format real estat dan mentransformasikannya dengan cepat," ungkap Rishabh.

Dengan portofolio beragam yang tersebar di berbagai kategori, perusahaan telah mendefinisikan ulang proses yang sudah kuno sembari memperkenalkan kecepatan pada industri real estate.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved