Berawal Dari Modal Rp 300 Ribu, Kerajinan Aksesoris 'Koleksikikie' Kini Tembus Mancanegara

Kikie memulai usaha aksesoris dari modal Rp 300 ribu. Dengan kerja keras dan strategi, produknya kini tembus ke mancanegara.

Berawal Dari Modal Rp 300 Ribu, Kerajinan Aksesoris 'Koleksikikie' Kini Tembus Mancanegara
surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Riski Hapsari yang akrab disapa Kikie saat menampilkan produk kerajinan tangan aksesoris kalung dan gelang yang melalui pemasaran online membuat produknya bisa sampai ke Hongkong. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejak tahun 2007, Riski Hapsari mulai berkutat di industri kerajinan tangan kalung dan bros. Sebagai bahan dasar di tahap awal itu, Kikie, panggilan akrab wanita yang lahir di bulan Juni tersebut, banyak menggunakan manik-manik.

Kini dari bahan baku itu telah berkembang ke bahan baku lainnya. 

Tak hanya itu, area pemasarannya pun kian luas, bahkan menembus hingga mancanegara.

Saat ditemui di butik kerajinan tangan yang ada di kawasan Rungkut, Kikie terlihat asyik membengkokkan kawat kecil berwarna emas. Di atas meja di sampingnya, terlihat kain batik kecil-kecil, manik-manik dan sejenisnya.

"Kreasi kerajinan itu tidak lagi manik-manik saja. Ini saya lagi buat bros dari kawat emas. Dan ada pula yang pakai kain batik dan sebagainya," ungkap Kikie.

Saat awal mulai usaha di tahun 2007, Kikie hanya menggunakan modal sekitar Rp 300.000. Modal itu, oleh ibu tiga anak ini dipakai untuk membeli bahan baku manik-manik.

"Kemudian dengan kelihaian tangan saya, jadilan aksesoris kalung. Kemudian saya pakai sendiri, dan ternyata teman-teman yang melihat tertarik," ungkap istri dari Aditya Eka Irjayanto itu.

Kemudian teman-temannya mulai memesan sehingga Kikie semakin semangat mengerjakan kerajinan tangan tersebut.

"Hingga kemudian mulai ada media sosial Facebook di tahun 2008-2009, mulailah saya pasarkan via media sosial," ungkap Kikie.

Langkah itu membuat pasar semakin berkembang. Hingga permintaan semakin meningkat. Bahkan saat ini, pemasaran produk koleksikikie sekitar 90 persen dilakukan secara online.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved