Berita Surabaya

Antisipasi Banjir, Dishub Jatim Sebut Operator Tol Madiun akan Bangun Tanggul Permanen

Untuk mengantisipasi banjir, PT Jasamarga Ngawi-Kertosono (JNK) selalu operator tol Madiun siap membangun tanggul setinggi 60 Cm

Antisipasi Banjir, Dishub Jatim Sebut Operator Tol Madiun akan Bangun Tanggul Permanen
SURYA.co.id/Rahadian Bagus
Kondisi Tol Madiun yang tergenang banjir pada Kamis, 7 Maret 2019 

SURYA.co.id | SURABAYA - Untuk mengantisipasi banjir, PT Jasamarga Ngawi-Kediri (JNK) selalu operator tol Madiun siap membangun tanggul setinggi 60 Cm. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (PU Bina Marga) Jawa Timur, Gatot Sulistyo Hadi, Minggu (24/3/2019).

"Setelah kami kordinasikan dengan PT JNK, memang ada rencana pembuatan tanggul permanen," ujar Gatot.

Namun, rencana tersebut masih dalam pengkajian termasuk pembahasan dengan konsultan yang beberapa hari ke depan akan membuahkan hasil.

"Saat ini masih sementara. Masih proses dari yang seharusnya 400 meter masih terpasang 200 meter," sambungnya.

Informasi yang diterima Gatot, penyebab banjir di tol Madiun disebabkan oleh curah hujan yang tinggi yang menyebabkan Sungai Jeroan tidak mampu lagi menampung air sehingga meluap ke jalan tol dan sawah penduduk.

"Mulai Januari kita tidak pernah kebanjiran seperti itu. Ini karena faktor curah hujan sudah sangat tinggi di atas 150 milimeter kemarin itu," bebernya.

Sekadar diketahui, banjir merendam ruas tol Madiun sepanjang satu kilometer.

Banjir dengan ketinggian hampir mencapai satu meter itu terjadi di kilometer 603 hingga KM 604, Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo. 

Pihak pengelola jalan tol sedang membangun tanggul dari karung pasir sepanjang 400 meter di kilometer 603 hingga 607. Tanggul tersebut memiliki ketinggian 60 centimeter diatas permukaan tol.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved