Berita Surabaya

Alasan Kejati Jatim Lama Serahkan Hasil Penyidikan Kasus Amblesnya Jalan Gubeng Surabaya

Alasan Kejati Jatim Lama Serahkan Hasil Penyidikan Kasus Amblesnya Jalan Gubeng Surabaya

Alasan Kejati Jatim Lama Serahkan Hasil Penyidikan Kasus Amblesnya Jalan Gubeng Surabaya
surya/ahmad zaimul haq
Usai pemadatan jalan, perbaikan Jl Gubeng yang ambles kini mulai dilakukan pengaspalan, Rabu (26/12).Jalan Gubeng ditargetkan sebelum tahun baru bisa segera dilewati kendaraan kembali. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pelimpahan berkas kasus amblesnya Jalan Taya Gubeng Surabaya ini setelah sebelumnya jaksa mengirim surat P-17 untuk menanyakan kabar perkembangan kasus tersebut. Surat itu dikirim setelah penyidikan terhadap kasus itu sudah lebih dari 60 hari.

"Surat itu untuk menanyakan perkembangan penyidikan," kata Kasi Penkum Kejati Jatim, Richard Marpaung, Minggu, (25/3/2019).

Keenam tersangka disangka Pasal 192 ayat 2 KUHP dan Pasal 63 ayat 1 UU Nomor 38 tahun 2004 tentang jalan juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Mereka dianggap lalai saat pengerjaan proyek basement RS Siloam sehingga menyebabkan jalan ambles dan mengganggu lalu lintas.

"Pasalnya sama, berkas dijadikan dua untuk memudahkan pemberkasan saja," imbuhnya.

Penyidikan kasus ini cukup lama. Sejak mulai disidik akhir tahun lalu, baru terakhir ini tahap satu ke kejaksaan.

Lamanya penyidikan ini salah satunya karena para tersangka kerap mangkir saat dipanggil penyidik untuk diperiksa dengan alasan sakit.

Meski mereka sudah menjadi tersangka, penyidik dan jaksa kompak tidak mau mengungkapkan identitas keenamnya.

"Nanti saja saat persidangan akan ketahuan namanya. Kami tidak bisa buka sekarang," pungkasnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved