Berita BUMN

Beberapa Strategi PLN Dorong Indonesia Jadi 10 Besar Kekuatan Ekonomi Dunia

PLN genjot serapan konsumsi listrik di segmen rumah tangga dan industri, di antaranya mendorong penggunaan kendaraan listrik dan kompor induksi.

Beberapa Strategi PLN Dorong Indonesia Jadi 10 Besar Kekuatan Ekonomi Dunia
foto: istimewa
PLN mendorong penggunaan motor listrik dalam upaya meningkatkan konsumsi listrik segmen rumah tangga. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Selama anggapan konsumsi listrik yang besar sebagai pemborosan. Namun, data yang ada memperlihatkan semakin besar konsumsi listrik sebuah negara, maka semakin maju ekonominya.

Hal ini dipaparkan Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN (Persero) I Made Suprateka, di Jakarta (22/3/2019).

Menurutnya indikator kemajuan ekonomi suatu negara diukur dari konsumsi energi per kapita. Dengan mengoptimalkan listrik yang tersedia, melalui pemanfaatan untuk produktivitas dan melalui pemerataan listrik ke seluruh wilayah Indonesia, maka ekonomi Indonesia akan semakin meningkat. 

Data PLN tahun 2016, katanya,  menunjukkan konsumsi listrik per kapita Indonesia saat itu mencapai 956 kWh per kapita.

Sementara, negara-negara maju konsumsi listrik per kapitanya lebih tinggi berkali-kali lipat dari Indonesia. Sebut saja Amerika Serikat yang mencapai 12.820 kWh per kapita, Korea Selatan 10.620, Jepang, 7.970, dan Inggris 5.030 kWh per kapita.

Bahkan dibanding negeri jiran pun konsumsi listrik Indonesia tertinggal cukup jauh. Seperti Singapura yang mencapai 9.040 kWh per kapita, Malaysia 4.660 kWh, Thailand 2.870 dan bahkan Vietnam yang konsumsi listrik per kapitanya nyaris dua kali lipat dari Indonesia di angka 1.620 kWh per kapita.

Meski demikian, tingkat konsumsi listrik Indonesia terus menunjukkan kemajuan yang signifikan setiap tahunnya. Tahun 2016 konsumsi listrik Indonesia mencapai 956 kWh per kapita. Sementara di tahun 2018 lalu konsumsi listrik di Indonesia sudah menembus 1.064 kWh per kapita.

Kemajuan peningkatan konsumsi listrik itu sendiri menjadi cermin kinerja maksimal PLN dalam menerangi Nusantara. Kinerja PLN pun secara tak langsung tercermin dalam data yang dirilis hasil survei Ease of Doing Business yang digelar World Bank.

Menyitir survei tersebut, kemudahan akses mendapatkan listrik di Indonesia atau Getting Electricity Indonesia sekarang jauh semakin mudah dibanding 5 tahun silam.

Dalam indikator Getting Electricity, pada 2014 Indonesia berada di urutan 101, sementara di tahun 2019, peringkat Indonesia melesat nyaris 3 kali lipat menjadi urutan 33.

Halaman
1234
Penulis: Yoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved