Berita Gresik

Tujuan Bupati Gresik Sambari Halim Kumpulkan Pimpinan Parpol jelang Kampanye Terbuka

Kampanye terbuka mulai 24 Maret sampai 13 April 2019 ini membuat Bupati Gresik Sambari Halim Radianto waspada.

Tujuan Bupati Gresik Sambari Halim Kumpulkan Pimpinan Parpol jelang Kampanye Terbuka
SURYAOnline/Sugiyono
DAMAI - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (baju putih, kanan) menyaksikan pengurus parpol tanda tangan kesempatan larangan tempat kampanye di fasilitas pemerintah, tempat ibadah, serta tempat Pendidikan, Rabu (20/3/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Menjelang masa kampanye terbuka forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik bersama generasi milenial dan tokoh masyarakat menandatangani kesepakatan larangan tempat kampanye di fasilitas pemerintah, tempat ibadah serta tempat Pendidikan.

Kampanye terbuka mulai 24 Maret sampai 13 April 2019 ini membuat Bupati Gresik Sambari Halim Radianto waspada atas sarana prasarana dan keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dan menghimbau kepada jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), seluruh pimpinan parpol, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ketua organisasi kepemudaan untuk setuju menciptakan pemilu damai dan aman.

"Kita harapkan agar pelaksanaan kampanye terbuka dapat berlangsung lancar, aman dan damai. Dan mematuhi aturan yang sudah ditentukan oleh penyelenggara," kata Sambari, Rabu (20/3/2019).

Dalam ikrar dan penandatanganan kesepakatan bersama yang dilaksanakan di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Sambari meminta agar menertibkan Alat Peraga kampanye (APK) masing-masing daerah agar tidak ditempelkan di tembok secara dilem, di tiang listrik dan dipaku di pohon.

“APK jangan ditempel sembarangan. Misalnya di tempel menggunakan lem ke tembok-tembok, tiang listrik dan pohon. Satpol PP kesulitan untuk membersihkan kembali. Mari kita jaga kebersihan semua tempat di wilayah seluruh Kabupaten Gresik," kata Sambari.

Kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik Gresik yang juga hadir, Sambari meminta agar mengawal pelaksanaan pemilu sampai penghitungan hasil pemilihan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

“Untuk ketertiban bersama, awali semuanya dari organisasi induk yaitu ketua parpol. Adakan silaturahim terus menerus, karena kerawanan gesekan berasal antar caleg di partai masing-masing. Ketua partai juga harus mensosialisasikan kepada konstituennya untuk datang ke TPS pada 17 April,” katanya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved