Liputan Khusus

Pasca Banjir di Tol Ngawi-Kertosono, Tanggul Karung Pasir Solusi Jangka Pendek

Tanggul itu dipasang di pinggir sepanjang jalan yang sebelumnya tenggelam. Tinggi tanggul hampir 1 meter.

Pasca Banjir di Tol Ngawi-Kertosono, Tanggul Karung Pasir Solusi Jangka Pendek
surya.co.id/aflahul abidin
Tanggul dari karung pasir yang dipasang untuk menahan banjir di Jalan Tol Kertosono-Ngawi. 

SURYA.co.id | MADIUN - Kondisi ruas Tol Kertosono-Ngawi di Madiun yang terendam banjir di satu jalurnya beberapa waktu lalu, memang lebih melandai dibanding jalan di sekitarnya.

Hal ini karena jalan harus disesuaikan dengan ketinggian overpass dan pintu keluar-masuk.

Meski begitu, PT Jasamarga Ngawi Kertosono (JNK) selaku pengelola tol menyatakan, ketinggian jalan di KM 603+600 sampai 604+000 sudah sesuai ketentuan.

“Bangunan tol kami itu sudah sesuai tinggi minimal 1 meter dari permukaan banjir tertinggi,” kata Charles Lendra, General Manajer Operasional dan Pemeliharaan PT JNK, pekan lalu.

Menurutnya, ada dua penyebab tergenangnya jalan tol pada 7 Maret 2019 lalu.

Pertama, curah hujan yang tinggi yang mencapai 100 centimeter, sehingga termasuk dalam kategori ekstrem.

Hujan juga berlangsung selama empat hari berturut-turut.

“Sehingga itu mengakibatkan Sungai Jeroan meluap,” kata Charles.

“Kedua, berdasarkan survei, kami melihat banyak tanggul di Sungai Jeroan yang jebol. Ada empat titik yang jebol. Salah satunya keluapan karena kurang tinggi,” ujar Charles.

Pihaknya sudah berkomunikasi dengan Balai Pengelolaan Sumber Daya Air setempat terkait kondisi itu.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved