Grahadi

Beranda Grahadi

Empat Raksasa Marketplace Online Siap Dukung Milenial Job Center Jawa Timur

Gubernur Jatim mengundang keempat marketplace online ke Surabaya untuk membahas potensi kolaborasi dalam mendorong pengembangan UMKM Jawa Timur

Empat Raksasa Marketplace Online Siap Dukung Milenial Job Center Jawa Timur
Ist/ Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak 

SURYA.co.id | SURABAYA - Empat raksasa marketplace online yakni Blibli, Tokopedia, Bukalapak dan Shopee siap mendukung program Millenial Job Center (MJC) yang digagas oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

Menindaklanjuti hal tersebut, Gubernur Jatim mengundang keempat marketplace online tersebut ke Surabaya untuk membahas potensi kolaborasi dalam mendorong pengembangan UMKM Jawa Timur, dalam acara diskusi yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim pada hari ini, Selasa (19/3/2019) bertempat di Graha Pena, Surabaya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak, yang dipercaya Khofifah untuk memimpin inisiatif Milenial Job Center akan mewakili Gubernur Jatim untuk memandu jalannya diskusi dengan marketplace online tersebut. Emil, sapaan lekat Wagub Jatim tersebut akan mengajak keempat perusahaan marketplace tersebut untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan MJC.

Menurut Emil, MJC akan menjadi wadah bagi generasi milenial yang ingin mengembangkan karir di bidang profesi milenial seperti social media management, digital marketing, drone video production, augmented reality programming, virtual reality content production dan profesi era milenial lainnya.

"Profesi-profesi era milenial ini sangat dibutuhkan dunia usaha Indonesia untuk bisa bersaing di era digital, namun yang dibutuhkan bukan hanya pendidikan formalnya melainkan yang paling penting adalah on the job learning", ujar Emil.

MJC, lanjutnya, akan mempertemukan talenta profesi milenial yang sudah memiliki kemampuan dasar namun belum memiliki rekam jejak profesional atau portofolio, dengan klien yang bersedia memberikan pekerjaan atau proyek kepada talenta baru yang belum berpengalaman. Tentunya dengan biaya jasa pekerjaan yang relatif rendah menyesuaikan jam terbang talenta tersebut. MJC juga akan menyediakan mentor profesional dari kalangan praktisi untuk mendorong proses on the job learning.

"Orientasi talenta baru MJC jangan uangnya, tapi on the job learning-nya. Kalau sudah punya jam terbang dan karya profesional yang mumpuni, billing rate atau biaya jasanya otomatis akan meningkat", kata Emil.

Emil menegaskan, keempat marketplace yang hadir tersebut siap mendukung inisiatif MJC dan siap membantu memetakan jenis profesi milenial yang dibutuhkan dunia usaha serta mendukung tersedianya mentor profesional.

"Untuk para mentor, kalau yang benar-benar profesional dan sukses pastinya sibuk dan hampir tidak ada waktu untuk mendampingi talenta baru. Tapi karena ini program pemerintah, ini adalah panggilan 'merah putih', jadi walaupun akan ada apresiasi dalam bentuk finansial, yang paling utama justru kesempatan bagi para mentor untuk mengabdi pada kemajuan bangsa", pungkas Emil. (hms)

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved