Berita Ekonomi Bisnis

Lewat BTN Syariah, Targetkan Penyaluran KPR Hits Rp 143 Miliar di Jatim

BTN Syariah menggelar roadshow penawaran Pembiayaan Properti BTN iB Kredit Pemilikan Rumah (KPR Hits).

Lewat BTN Syariah, Targetkan Penyaluran KPR Hits Rp 143 Miliar di Jatim
SURYAOnline/sri handi lestari
Joni Prasetiyanto, Sharia Division Head Bank BTN saat hadir dalam kegiatan roadshow KPR Hits di Surabaya, Sabtu (16/3/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui anak usahanya, BTN Syariah menggelar roadshow penawaran Pembiayaan Properti BTN iB Kredit Pemilikan Rumah (KPR Hits). Salah satu tempat roadshow adalah di Surabaya, Sabtu (16/3/2019) malam dengan pengundang ratusan orang muda atau milenial potensial untuk menjadinasabahnya. 

Berdasarkan perhitungan Bank BTN, potensi KPR Hits tahun 2019 di Jawa Timur sekitar 288 nasabah dengan jumlah penyaluran KPR sekitar lebih dari Rp143 miliar. 

“Backlog atau selisih pasokan dan kebutuhan perumahan di Jawa Timur mencapai 894.359, artinya kebutuhan masyarakat akan rumah belum seluruhnya terfasilitasi. Maka dengan KPR Hits kami bisa menarik generasi milenial memiliki rumah idamannya sehingga jumlah backlog dapat berkurang,” kata Budi Satria, Direktur Bank BTN, dalam keterangan persnya terkait road show KPR HITS di Surabaya.

Pembiayaan Properti BTN iB dengan callname KPR Hits merupakan jenis KPR non subsidi memiliki keistimewaan dibandingkan produk pembiayaan perumahan milik BTN Syariah sebelumnya, yaitu menggunakan akad Musyarakah Mutanaqisah.

Akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) merupakan fitur baru produk KPR dari BTN Syariah yang selama ini menggunakan akad Murabahah (jual beli) dan Istishna’ (jual beli pesanan).

Joni Prasetiyanto, Sharia Division Head Bank BTN, yang tampil dalam kegiatan roadshow KPR Hits di Surabaya, menambahkan, pihaknya perlu mengenalkan lebih dekat mengenai keistimewaan KPR Hits ke berbagai kota yang potensial tertarik dengan produk ini.

"Yaitu kota besar dengan jumlah penduduk milenial yang tinggi namun cerdas dalam merencanakan keuangannya demi masa depan termasuk memiliki rumah sendiri. Potensi KPR Hits di Jawa Timur sangat besar karena jumlah penduduknya besar," ungkap Joni.

Terkait produk, salah satu daya tariknya produk KPR Hits dengan sistim syariah adalah akadnya. Akad Musyarakah Mutanaqisah merupakan gabungan atau hybrid dari dua akad yaitu akad Musyarakah dan Ba’i yang artinya pembelian rumah atau apartemen yang menjadi agunan KPR merupakan aset bersama antara Bank dengan Nasabah dengan porsi kepemilikan yang telah disepakati pada saat awal akad.

"Porsi kepemilikan nasabah akan bertambah seiring pembayaran angsuran sehingga pada saat pembiayaan lunas, porsi kepemilikan rumah atau apartemen akan beralih sepenuhnya ke nasabah," ungkap Joni.

Selain akad yang digunakan, BTN Syariah juga menawarkan sejumlah keringanan yang lain bagi nasabah KPR Hits, diantaranya uang muka ringan mulai 1 persen, angsuran yang terjangkau dengan dua pilihan skema.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved