Berita Blitar

Capaian Imunisasi di Kota Blitar Masih 80 Persen, Ini Penyebabnya

Dari target capaian imunisasi yang ditetapkan sekitar 95 persen hanya terealisasi sekitar 80 persen.

Capaian Imunisasi di Kota Blitar Masih 80 Persen, Ini Penyebabnya
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Ilustrasi imunisasi 

SURYA.co.id | BLITAR - Capaian pelaksanaan imunisasi di Kota Blitar pada 2018 masih jauh dari target.

Dari target capaian imunisasi yang ditetapkan sekitar 95 persen hanya terealisasi sekitar 80 persen.

"Capaian imunisasi tahun lalu masih jauh dari yang kami harapkan. Untuk itu, kami mengadakan evaluasi agar capaian imunisasi tahun ini bisa memenuhi target," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, M Muchlis, Minggu (17/3/2019).

Muchlis mengatakan dari hasil evaluasi ada beberapa faktor yang menyebabkan pelaksanaan imunisasi tidak sesuai target.

Salah satunya, kesadaran orang tua untuk membawa bayinya ke imunisasi masih rendah.

Seharusnya, bayi usia di bawah dua tahun dan bayi usia di bawah lima tahun harus ikut imunisasi.

Untuk itu, dia meminta semua bidan dan kader posyandu untuk lebih aktif mengajak para orang tua yang memiliki bayi agar ikut imunisasi.

Peran kader posyandu untuk aktif mengajak para orang tua membawa bayinya ikut imunisasi penting.

Sebab, para kader posyandu yang mengerti kondisi di lapangan.

Dinkes juga sudah mengumpulkan para bidan dan kader posyandu untuk mendapatkan sosialisasi masalah itu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, M Muchlis
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, M Muchlis (surya.co.id/samsul hadi)

"Para bidan dan kader posyandu sudah kami kumpulkan. Kami meminta mereka lebih aktif lagi memberi pemahaman ke para orang tua yang punya bayi agar ikut imunisasi," ujarnya.

Selain bidan dan kader posyandu, Dinkes juga mengimbau para pemangku kebijakan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama ikut aktif memberikan pemahaman ke masyarakat soal pentingnya imunisasi.

Para pemangku kebijakan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama juga punya peran penting untuk mendorong para orang tua membawa bayinya ikut imunisasi.

"Para pemangku kebijakan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama juga punya tanggung jawab mensukseskan imunisasi. Mereka bisa mendorong warga agar membawa bayinya ke imunisasi," kata Muchlis.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved