Berita Jember

Termakan Isu Kiamat, Ada Warga Umbulsari Jember yang Berangkat Mondok ke Kasembon Malang

Termakan isu kiamat, ada warga Umbulsari Jember yang berangkat mondok ke Kasembon Malang

Termakan Isu Kiamat, Ada Warga Umbulsari Jember yang Berangkat Mondok ke Kasembon Malang
surya.co.id/sri wahyunik
Pertemuan keluarga jemaah Ponpes Kasembon di Balai Desa Umbulsari 

SURYA.co.id | JEMBER - Warga Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember ada yang berangkat ke Pondok Pesantren Miftahu Falahil Mubtadi'in Desa Pulosari Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang.

Tercatat 28 orang warga Desa Umbulsari dan Gunungsari yang berangkat mondok di Ponpes itu.

Keberangkatan mereka membuat resah beberapa keluarga yang ditinggalkan di Kecamatan Umbulsari.

Kepergian mereka diketahui oleh pihak di luar keluarga, Kamis (14/3/2019).

Karenanya, Muspika Umbulsari mengumpulkan keluarga yang tidak ikut berangkat.

Kapolsek Umbulsari AKP Sunarto mengatakan, terdata ada 28 orang yang berangkat.

"Ada 28 orang yang berangkat. Keluarga yang ditinggal akhirnya resah karena ada yang sampai menjual asetnya untuk berangkat ke Kasembon itu," ujar Sunarto.

Saat mengumpulkan keluarga jemaah Ponpes itu diketahui jika ke-28 orang itu ke Malang karena ada isu kiamat bakal terjadi bulan Puasa (Ramadhan).

"Kami masih dapat keterangan satu sisi, katanya memang ada yang pesan gitu karena kiamat akan terjadi bulan Puasa. Ya untuk selanjutnya kami akan menunggu ustad yang jadi pemimpin di Umbulsari. Dia juga ikut ke Malang, kami nunggu sampai dia pulang," imbuh Sunarto.

Pemimpin pengajian kelompok itu adalah Mad Mudasir.

Kelompok pengajian itu menamakan diri jamaah Shalawat Musa AS.

Ada delapan KK yang tergabung di kelompok pengajian itu.

Menurut Sunarto kegiatan kelompok pengajian itu terbilang tertutup.

Sehingga banyak tetangganya yang tidak mengetahui kegiatan pengajian kelompok itu.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved