Berita Tulungagung

Polisi Mencari Penyebar Provokasi Perang Antar Suporter Bola di Tulungagung

Sebuah tulisan bernada provokasi menyebar dari antara pengguna WhatsApp di Tulungagung.

Polisi Mencari Penyebar Provokasi Perang Antar Suporter Bola di Tulungagung
surya/david yohannes
Mapolres Tulungagung 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Sebuah tulisan bernada provokasi menyebar dari antara pengguna WhatsApp di Tulungagung.

Tulisan itu berisi ajakan perang terbuka, antara dua pendukung tim sepakbola di Jawa Timur.

Pengirim juga menyebutkan lokasi, jam dan hari perang terbuka antar suporter bola ini.

"Yang jelas tulisan itu adalah provokasi. Kami sedang melacak, siapa penyebarnya," tegas Kasubag Humas Polres Tulungagung, AKP Sumaji.

Sumaji berharap, warganet Tulungagung bisa bersikap bijak.

Jika mendapatkan kiriman provokasi itu, tidak usah diteruskan ke orang lain.

"Kalau dapat kiriman, cukup berhenti pada anda. Tidak usah dikirim ke orang lain lagi," sambung Sumaji.

Materi provokasi yang tengah diselidiki polisi.
Materi provokasi yang tengah diselidiki polisi. (surya.co.id/istimewa)

Meski demikian, polisi akan mengantisipasi materi provokasi.

Personil kepolisian akan disiagakan, untuk mengantisipasi jika ada pihak-pihak yang termakan provokasi itu.

"Kami tetap aman melakukan pencegahan. Besok akan kami jaga, jangan sampai ada gesekan," ujar Sumaji.

Provoksi ini diduga buntut dari bentrok antar suporter bola di wilayah Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, Kamis (14/3/2019) pukul 01.30 WIB.

Dua kelompok suporter yang terdiri dari para remaja bertemu, dan bentrok.

Satu orang menjadi korban pengeroyokan dan melapor ke Polsek Rejotangan.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved