Pilpres 2019

Ustadz di Banyuwangi yang Tuduh Jokowi Akan Melegalkan Perzinahan Ditangkap Polisi, Ini Kata Bawaslu

Video bernuansa kampanye hitam menuduh Jokowi akan melegalkan perzinahan yang dilakukan dua ustadz sekaligus takmir masjid sempat viral.

Ustadz di Banyuwangi yang Tuduh Jokowi Akan Melegalkan Perzinahan Ditangkap Polisi, Ini Kata Bawaslu
ist/youtube
Ustadz di Banyuwangi yang Tuduh Jokowi Akan Melegalkan Perzinahan Ditangkap Polisi 

SURYA.co.id | SURABAYA – Video bernuansa kampanye hitam menuduh Jokowi akan melegalkan perzinahan yang dilakukan dua ustadz sekaligus takmir masjid sempat viral.

Video bernuansa kampanye hitam itu telah beredar di media sosial tak lama ini. Video tersebut berisi ujaran seorang pria yang disebut sebagai ustazd menyampaikan kampanye hitam ditujukan kepada kubu Jokowi-Ma'ruf.

"Pelegalan perzinahan, kalo sampe lolos hancur negeri kita. Ini sudah digodok, kalo sampe pemerintah melegalkan undang-undang perzinahan, hancur Indonesia," ujar pria berbaju putih dalam video yang beredar.

Kondisi Terkini Ani Yudhoyono yang Derita Kanker Darah Dibahas Dalam Pertemuan 1 Jam Prabowo-AHY

10 Lembaga Rilis Hasil Survei Elektabilitas Terbaru Jokowi-Maruf vs Prabowo-Sandi, Selisih 20 Persen

Dalam menyampaikan ujarannya, pria tersebut didampingi oleh seseorang pria lain yang tampak hanya terdiam.

Dalam ujaranya, pria tersebut juga mengajak warga untuk memilih pasangan calon presiden nomor urut 02.

Terkait kampanye hitam tersebut, polisi telah menangkap dua orang pria yang terekam dalam video tersebut.

Belakangan, dua pria tersebut diketahui bernama Supriyanto dan Imam.

Dalam ceramah itu, Supriyanto yang diketahui sebagai takmir masjid setempat menggunakan referensi pernyataan anggota DPR RI Komisi VIII dari Partai Keadilan Sejahtera ( PKS), Jazuli Juwaini dan Hidayat Nur Wahid, serta rekaman video Tengku Zulkarnaen dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Bawaslu memantau kasus

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur ikut memantau perkembangan kasus Ustaz Supriyanto di Banyuwangi.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved