Proyek Apartemen Sun City di Sidoarjo Diprotes Warga

Pembangunan apartemen Sun City di Sidoarjo mendapat protes dari warga sekitar yang kesal lantaran banyak bangunan rumah mereka rusak karena proyek itu

Proyek Apartemen Sun City di Sidoarjo Diprotes Warga
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Sejumlah warga yang merasa jadi korban proyek apartemen Sun City di Sidoarjo saat mengadu ke DPRD Sidoarjo, Kamis (14/3/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Pembangunan apartemen Sun City di Sidoarjo mendapat protes dari warga sekitar. Penyebabnya, warga kesal lantaran banyak bangunan rumah mereka rusak akibat terdampak pengerjaan proyek tersebut.

Menurut beberapa warga, ada sekitar 20 rumah di RT 13 RW 03 Desa Magersari, Kecamatan Kota, Sidoarjo yang sudah terdampak. Mayoritas mengalami retak-retak akibat getaran dari pemasangan tiang pancang hunian vertikal di belakang Sun City Mall tersebut.

Mereka mengaku sudah sekitar lima bulan dampak itu dirasa. Dan khawatir lebih parah, warga pun protes dengan membentangkan spanduk di kampungnya, serta mengadu ke DPRD Sidoarjo, Kamis (14/3/2019).

"Sebenarnya warga sudah lama bersabar. Sejak awal proyek, mulai pengurukan lahan sudah dirasa dampaknya. Utamanya aktifitas kendaraan-kendaraan berat di sana," ungkap Parmu, Ketua RT 13.

Tapi sejak dua bulan belakangan, kesabaran warga seperti sudah habis. Sejak proyek pemasangan tiang pancang dilakukan, getaran sangat keras hingga mengakibatkan sejumlah rumah warga retak-retak.

"Dinding rumah waega banyak yang retak. Keramik atau lantai rumah juga banyak retak-retak. Makanya, kami berharap pihak pengembang bertanggungjawab atas hal ini," lanjut dia.

Rumah yang rusak itu salah satunya milik Iswahyudi yang berjarak sekitar lima meter dari lokasi proyek apartemen. Tembok depan retak dan plafon juga rusak parah.

"Keramik lantai juga rusak. Saya khawatir kalau terus-terusan seperti ini, bisa ambruk nanti," keluh Iswahyudi yang juga ikut mengadu ke gedung dewan.

Rumah lain yang juga rusak adalah tempat tinggal Tukimin. Temboknya sudah doyong, sebelumnya berdempetan dengan rumah Iswahyudi, sekarang sudah miring.

Terkait kondisi itu, warga berharap Pemkab Sidoarjo turun tangan untuk meninjau kembali AMDAL pembangunan apartemen. Serta, meminta pihak pengembang agar bertanggungjawab dengan memperbaiki rumah warga dan memberi kompensasi.

Sementara itu, perwakilan Sun City Residence Apartemen, Duhri Permata menyebut bahwa sejak awal pembangunan pihaknya sudah bertemu warga. Dan sudah ada kesepakatan bahwa selama pembangunan, warga menerima kompensasi berupa sembako.

Pemberian sembako itu dibagikan pada tiga RT. Yakni RT 11, 12, dan 13, yang totalnya ada 165 orang. Warga RT 13 yang jaraknya sangat dekat mendapatkan 5kg sembako setiap bulan. Sedangkan RT 12 mendapatkan 4 Kg sembako dan RT 11 mendapatkan 3 Kg sembako.

Selain itu, disampaikan bahwa pihak apartemen akan bertanggungjawab atas dampak yang terjadi akibat proyek pengerjaan apartemen tersebut.
 

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved