Berita Bangkalan Madura

Polisi Sebut Wilayah Bangkalan Madura masih Marak Peredaran Narkoba karena Alasan ini

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu masih tergolong marak di Kabupaten Bangkalan. Dari Januari hingga pertengahan Maret 2019.

SURYA.co.id | BANGKALAN - Peredaran dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu masih tergolong marak di Kabupaten Bangkalan. Dari Januari hingga pertengahan Maret 2019, barang bukti yang terkumpul di Mapolres Bangkalan mencapai 233,69 gram.

Polisi menyatakan marakanya peredaran narkoba di wiayah Kabupaten Bangkalan karena Bangkan berbatasan langsung denga Surabaya.

Jumlah barang bukti yang dihimpun dari Satreskoba Polres Bangkalan itu merupakan hasil dari pengungkapan 63 kasus oleh Satreskoba dan 17 polsek yang ada.

Satreskoba menyumbang sebanyak 187,17 gram barang bukti sabu. Sedangkan gabungan polsek-polsek menyumbang sebayak 46,52 gram sabu.

Di Bulan Januari, Polres Bangkalan telah mengungkap sebanyak 32 kasus. Februari menurun di angka 19 kasus. Sedangkan hingga pertengahan Maret sebanyak 8 kasus. Adapun total pelaku berjumlah sebanyak 86 orang.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan mengungkapkan, masih maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu dikarenakan wilayah Bangkalan sangat berdekatan dengan Surabaya.

"Selama setahun di sini, saya perhatikan Bangkalan menjadi wilayah potensial bagi para pelaku untuk memasarkan narkoba," ungkap Boby kepada Surya, Kamis (14/3/2019).

Kondisi itu mengharuskan Boby mengimbangi dengan pola-pola pencegahan berupa sosialisasi tentang bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba ke sekolah dan pondok pesantren.

"Dengan harapan, masyarakat turut andil dalam pencegahan dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba," jelas mantan Kasubdit III Kejahatan dan Kekerasan (Jantanras) Polda Jatim itu.

Di samping sosialisasi, lanjutnya, Polres Bangkalan secara intensif menerapkan pola represif bersifat preventif atau penegakan hukum dengan sistem pencegahan.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved