Piala Pesiden 2019

Madura United Vs Borneo FC, Laga Penetu Lolos Perempat Final, Dejan Tak Remehkan Lawan

Pelatih Madura United, Dejan Antonic enggan anggap remeh lawannya, Borneo FC di laga terakhir Grup D Piala Presiden 2019.

Madura United Vs Borneo FC, Laga Penetu Lolos Perempat Final, Dejan Tak Remehkan Lawan
SURYAOnline/khairul amin
Dejan Antonic, pelatih Madura United, saat jumpa pers di Sleman, Kamis (7/3/2019). Menghadapi Borneo FC di laga terakhir fase grup Piala Presiden 2019, Dejan pantang remehkan lawan. 

SURYA.co.id I SLEMAN – Pelatih Madura United, Dejan Antonic enggan anggap remeh lawannya, Borneo FC di laga terakhir Grup D Piala Presiden 2019 di Stadion Maguwoharjo, Selaman, Jumat (15/3/2019).

Bagi Madura, kemenangan dari laga yang akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (15/3/2019) menjadi penentu lolos tidaknya tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu ke babak perempat final.

Meski yanga dihadapi tim juru kunci, Laskar Sape Kerrab enggan remehkan lawan. Pasalnya hingga saat ini, sisakan satu laga, Madura United berada di peringkat dua klasemen Grup D, dengan bekal empat poin. Jumlah poin sama dengan Persija di peringkat pertama, hanya kalah produktivitas gol.

Dengan tambahan tiga poin, poin total menjadi tujuh poin, meskipun nanti Madura berada di posisi rannur up, peluang dapatkan satu tiker rannur up terbaik sangat terbuka lebar.

Di mana hanya tim juara tim dari tiga grup dan tiga rannur up terbaik yang berhak lolos ke babak perempat final.

 “Ini game terakhir buat kami besok. Game penting sekali, sama seperti semua pertandingan sebelumnya. Pada game ini kami punya peluang besar untuk menang, dan bisa masuk kebabak delapan besar,” terang Dejan saat jumpa pers, Kamis (14/3/2019).

 Sementara tentang performa minor lawan di dua laga sebelumnya, kalah 5-0 atas Persija Jakarta (5/3/2019) dan takluk 2-0 dari PSS Sleman di laga kedua (8/3/2019). Dejan menilai, itu terjadi karena faktor belum padunya tim.

 "Kami harus hati-hati, karena dari tim Borneo FC dua kekalahan mungkin masih dalam proses mencari line up. Bukan cuma mereka, tapi banyak tim saya lihat di Piala Presiden belum siap, banyak pelatih cari solusi, cari line up, cari sistemnya yang bagus untuk Liga nanti. Dan kesempatan untuk semua pemain untuk main,” tambah mantan pelatih Borneo FC musim lalu tersebut.

 Meski demikian, Dejan enggan terlalu jauh menilai lawan. Pelatih 50 tahun asal Serbia itu lebih memilih persiapkan tim sendiri untuk bisa menangkan laga.

 “Penting sekali kami lolos, dan kami sudah persiapkan tim masuk di jalan yang benar. Semoga ketika Liga 1 di bulan Mei dimulai, tim sudah matang,” harap Dejan.

 Apalagi, pada laga ini, selain enam pemain yang absen karena bela bergabung timnas Indonesia, Fachruddin  Aryanto, Andik Vermansyah, Zulfiandi, Greg Nwokolo, Satria Tama dan Kadek Raditya Maheswara.

Dua pemain lain juga harus absen, Asep Berlian karena akumulasi kartu kuning, dan Syahrian Abimanyu yang masih dalam pemulihan dari cedera.

“Kondisi semua pemain sudah oke, cuma asep yang tidak bisa turun karena akumulasi kartu kuning. Yang lain sudah oke, sudah ada pemain yang siap ganti Asep. Saya percaya sama anak-anak. Kadang-kadang kami ada di situasi berat, kadang-kadang di situasi bagus, tapi pasti anak-anak semua kerja keras untuk besok, dan kami bisa dapat tiga poin,” tutup Dejan. 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved