Jalur Ganda Mulai Beroperasi, Beberapa KA Alami Keterlambatan

PT KAI Daop 7 Madiun mulai mengoperasikan jalur ganda. Akibatnya, beberapa kereta api mengalami keterlambatan.

Jalur Ganda Mulai Beroperasi, Beberapa KA Alami Keterlambatan
ist/ Humas KAI Daop7 Madiun
Seorang pekerja sedang melakukan pekerjaan switchover di jalur ganda, Stasiun Baron-Nganjuk. 

SURYA.co.id|MADIUN - Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan, pada Kamis (14/3/2019) telah dilaksanakan switchover di Stasiun Nganjuk, Sukomoro, dan Baron, dan dimulainya operasi jalur ganda Baron hingga Nganjuk.

"Pekerjaan switchover telah dilaksanakan tadi pagi mulai pukul 06.50 sedikit terlambat dari jadwal sebelumnya, kelambatan dikarenakan terkait persiapan dari tim satker yang ada kendala, namun penganan switchover selama proses pengerjaanya berjalan cukup aman, dan selamat," kata Ixfan, Kamis (14/3/2019).

Pekerjaan switchover, kata Ixfan, dilakukan serentak di tiga stasiun, yaitu, Nganjuk, Sukomoro, dan Baron. Pekerjaan yang dilakukan adalah, pemutusan beberapa jalur dan penutupan jalur lama, penyambungan rel lama ke jalur baru, pengisian batu balas ke jalur yang baru disambung, peginstalan kelistrikan persinyalan dari manual ke sistim elektrik.

"Saat ini baru segmen satu yang dikerjakan, segmen stasiun Baron, Sukomoro, dan Nganjuk. Panjang jalur ganda yang dilakukan switchover mulai dari Stasiun Baron km 103+000 hingga Stasiun Nganjuk km 119+750 atau sejauh 16.750 M. Nantinya bertahap pada segemen berikutnya," ujarnya.

Dampak dari kegiatan switchover yang dikerjakan pada hari ini menyebabkan keterlambatan beberapa KA.

Pada pukul 10.29 yaitu :
1. KA 5A (Argowilis) relasi Surabaya Gubeng - Bandung berangkat stasiun Nganjuk lambat 89 menit. 
2. KA 155c (Singasari) relasi Blitar - Pasar berangkat stasiun Nganjuk lambat 90 menit.
3. KA 83A (Sancaka) relasi Surabaya Gubeng - Yogyakarta berangkat stasiun Sukomoro lambat 63 Menit.

Pada pukul 12.33  yaitu : 
1. KA 179a (Pasundan) relasi Surabaya Gubeng - Kiaracondong berangkat stasiun nganjuk lambat 106 menit.
2. KA 84a (Sancaka) relasi Yogyakarta - Surabaya Gubeng berangkat Stasiun Nganjuk lambat 89 menit.
3. KA 101b ( Ranggajati) relasi Banyuwangi - Cirebon berangkat Stasiun Sukomoro lambat 57 menit.

Pihak PT KAI Daop 7 meminta maaf atas kepada penumpang atas keterlambatan tersebut. Kegiatan switchover harus dilakukan demi tercapainya program strategis nasional, dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

Dia menambahkan, pada Jumat (15/3/2019) kemungkinan masih akan terjadi keterlambatan pada jam dan relasi yang sama. Namun, lama keterlambatan akan lebih sedikit dibandingkan pada hari ini.

"Sepertinya masih ada, karena masih perlu penguatan. Tetapi lama keterlambatan tidak sama karena sudah ada peningkatan dari 5 km/jam, menjadi 10km/jam, 20km hingga kembali normal," jelasnya. 

Caption :

Seorang pekerja sedang melakukan pekerjaan switchover di jalur ganda, Stasiun Baron-Nganjuk. (Foto : Humas KAI Daop7 Madiun)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved