Citizen Reporter

Seminar Smart Parenting Siapkan Generasi Z Era Revolusi Industri 4.0, Tiga Hal Kelebihan Generasi Z

Revolusi Industri merupakan perubahan besar-besaran pada berbagai aspek kehidupan seperti teknologi, transportasi, manufaktur, dan sebagainya.

Seminar Smart Parenting Siapkan Generasi Z Era Revolusi Industri 4.0, Tiga Hal Kelebihan Generasi Z
foto: istimewa
Smart Parenting dalam Menyiapkan Generasi Z di Era Revolusi Industri 4.0 di SMA Surya Buana Malang, Sabtu (2/3/2019). 

Revolusi Industri merupakan perubahan besar-besaran pada berbagai aspek kehidupan seperti pada bidang teknologi, transportasi, manufaktur, dan sebagainya. Pada era sekarang, revolusi industri telah mengalami perkembangan menjadi revolusi industri 4.0 saat generasi Z berperan banyak dalam menghadapi perubahan.

Umi Dayati, motivator tingkat ASEAN yang juga menjadi dosen di Universitas Negeri Malang menjadi pembicara dalam acara seminar parenting yang mengusung tema Smart Parenting dalam Menyiapkan Generasi Z di Era Revolusi Industri 4.0 di SMA Surya Buana Malang, Sabtu (2/3/2019).

Acara yang diadakan oleh Perguruan Surya Buana itu bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada para orang tua.
Para orang tua diajak untuk lebih menyiapkan bekal kepada anaknya dalam menghadapi era ke depan. Para peserta senang diajak memahami pola perilaku anak dan yang lebih penting adalah menggunakan cara yang dapat mereka terima.

Umi memaparkan mengenai pola perilaku anak generasi Z serta cara yang sesuai untuk mendidik mereka. Generasi Z lahir pada masa teknologi digital yang semakin canggih dan berkembang pesat. Generasi itu memiliki kelebihan, yaitu mereka memiliki ambisi untuk sukses, menyenangi pemecahan masalah secara praktis, serta menyukai kebebasan.

Akan tetapi, di balik kelebihan yang ada juga terdapat kelemahan yang dihadapi, yakni kurangnya komunikasi publik. Itu karena pengaruh gawai yang berlebihan serta komunikasi dunia nyata yang kurang karena kecanduan media sosial.

Generasi Z berbeda dengan generasi sebelumnya. Maka dari itu, perlu pembelajaran yang berbeda pula. Cara untuk membimbing generasi Z adalah tidak membanding-bandingkan dengan orang lain karena mereka tidak senang dibandingkan.

Pola pembimbingan lebih kepada pembentukan karakter anak sedikit demi sedikit supaya mereka mengerti apa yang harus mereka laksanakan. Umi mengingatkan, penyampaiannya tidak boleh sekaligus banyak karena mereka membutuhkan informasi yang langsung dapat dipahami.

Pembicara juga mengungkapkan permasalahan yang timbul akibat dampak dari penggunaan gawai secara berlebihan, yaitu pengaruh blue light yang membuat anak tidak bisa tidur pada malam hari karena radiasi yang disebabkan oleh gawai tersebut. Peran orang tua amat dibutuhkan untuk memberi teladan kepada sang anak supaya menggunakan gawai sesuai dengan kebutuhan.

Fika Aghnia Rahma
Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia
Universitas Negeri Malang
fikaaghnia72@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved