Samaview Bidik Investor untuk Pasar Mountain Lifestyle Apartement di Kawasan Batu

PT Indo Jaya, Perusahaan developer Kota Surabaya di bulan Maret ini akan mulai pembangunan mixed used building di wilayah Karangploso, Malang

Samaview Bidik Investor untuk Pasar Mountain Lifestyle Apartement di Kawasan Batu
surabaya.tribunnews.com/sri handi lestari
Direktur Marketing PT Indojaya, M Liman (kiri) menunjukkan maket apartemen Samaview yang dikembangkan di daerah Karangploso, Kabupaten Malang, kawasan dekat Kota Wisata Batu, Selasa (12/3/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Indo Jaya, Perusahaan developer Kota Surabaya di bulan Maret ini akan mulai pembangunan mixed used building di wilayah Karangploso, Kabupaten Malang.

Langkah bisnis ini merupakan kelanjutan dari progres soft opening atau penjualan produk apartemen yang sudah dilaunching di Mei 2018 lalu.

"Saat ini kami persiapan untuk progres ground breaking yang kami siapkan di akhir bulan Maret atau April. Targetnya tahun 2021 sudah selesai dan serah terima ke konsumen," jelas M Liman, Direktur Marketing PT Indo Jaya, pengembang mixed used building Samaview di Surabaya, Selasa (12/3/2019).

Mixed used building Samaview terdiri atas bangunan apartemen dan hotel dengan tinggi tujuh lantai. Dengan lantai delapan sebagai area rooftop yang dimanfaatkan untuk capel meeting kapasitas 500 orang, meeting room kapasitas 300 orang dan lainnya.

Sementara untuk apartemen dan hotel berada di tujuh lantai dibawanya dengan lantai dasar dimanfaatkan sebagai ballroom dengan kapasitas 1000 orang dan comercial area.

"Seperti yang tampak di maket, bentuk gedungnya adalah huruf U, yang ditengahnya menjadi tempat leasure atau rekreasi dengan adanya kolam renang, gym dan pendukung lainnya," jelas Timan.

Untuk sasaran konsumen, Samaview membidik para investor maupun end user. Untuk investor merupakan prioritas mengingat potensi nilai bisnis yang cukup tinggi untuk memiliki unit apartemen di proyek tersebut.

"Pertama investasi kedepan, dimana daerah Karangploso yang berdekatan dengan wilayah Kota Batu, menjadi tempat tujuan leasure yang terus berkembang dan bertambah. Sehingga harga selalu naik," tambah Timan.

Kedua, pemilikan unit apartemen bisa dikembangkan menjadi sewa yang nilainya juga terus bertambah. Ketiga, kegiatan leasure dan bisnis, dengan adanya fasilitas MICE (Meeting, Insentive, Conference and Expo) seluruhnya disediakan di gedung tersebut.

"Lahan untuk pengembangan Samaview ini mencapai 1,4 hektar. Tapi dengan sekitarnya bisa mencapai 1,7 hektar yang bisa kami kembangkan untuk menambah fasilitas lahan parkir dan areal wisata lainnya," ungkap Timan.

Terkait nilai invetasi, saat dilaunching di pertengahan tahun 2018 lalu, harga unit apartemen mencapai Rp 500 jutaan. Saat ini harga sudah naik mencapai Rp 600 jutaan.

Unit apartemen yang dipasarkan saat ini masih terbatas sekitar 498 unit. Terbagi menjadi tiga tipe dengan ukuran studio semi gross 31 meter persegi, tipe two bed room dan tipe two bed room corner.

"Saat ini sudah 40 persen yang terjual. Dan targetnya setelah ground breaking bisa sold out untuk selanjutnya kami buka harga baru bagi unit yang saat ini masih kami keep," jelas Liman.

Selain produk yang menarik, Samaview juga diklaim memberikan nilai lebih dari pemandangan pegunungan di sekitarnya. Serta akses arteri yang saat ini disiapkan dari titik Singasari menuju ke Selecta, Kota Batu.

Sementara untuk hotel, disiapkan hotel dengan standard bintang empat yang akan dikelola oleh manajemen hotel yang berpengalaman. "Saat ini kami fokus pembangunan sambil melakukan pembicaraan dengan perusahaan-perusahaan pengelola manajemen hotel," tandas Liman.

Tags
Samaview
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved