Berita Tulungagung

Diduga Sebar Kampanye Capres, Kepala SDN Diperiksa Bawaslu Tulungagung. 'Hanya Iseng' Katanya

Bawaslu Kabupaten Tulungagung memeriksa Kepala SDN Moyoketen 1 lantaran diduga melakukan aksi kampanye dukung capres tertentu

Diduga Sebar Kampanye Capres, Kepala SDN Diperiksa Bawaslu Tulungagung. 'Hanya Iseng' Katanya
surya/david yohanes
Kepala SDN Moyoketen 1, Riyadi, saat klarifikasi di Bawaslu Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tulungagung memeriksa Kepala SDN Moyoketen 1 dan seorang guru dari sekolah yang sama, Selasa (12/3/2019). Keduanya dilaporkan warga, karena diduga menyebarkan materi kampanye dari pasangan calon presiden (capres).

Kepala SDN Moyoketen 1, Riyadi, mengatakan dirinya dilaporkan oleh teman sendiri. Menurutnya, materi yang dianggap kampanye itu diunggap di grup WhatsApp yang berisi para kepala sekolah.

“Yang jelas anggota grup yang melaporkan,” ujar Riyadi selepas klarifikasi di Bawaslu Tulungagung, Jalan I Gusti Nguah Rai Tulungagung.

Riyadi melanjutkan sebenarnya grup itu hanya iseng atau berisi materi guyonan. Tidak ada hal yang sangat serius di dalamnya.

Selama ini juga tidak ada materi kampanye, ada dukung mendukung Capres tertentu.

Hanya saja, Riyadi mengaku salah karena mengunggah tulisan yang dikonotasikan mendukung Capres nomor 02.

'Masio disigar brah, panggah nomor 2 (meskipun dibelah, tetap nomor 2)', demikian tulisan yang diunggah Riyadi.

Tulisan itu yang kemudian dilaporkan ke Bawaslu.

“Sebenarnya saya hanya menimpali tulisan orang lain. Tidak ada maksud mendukung capres tertentu,” ucapnya.

Riyadi mengaku menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatannya.

Namun ia juga harus menunggu keputusan dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tulungagung.

Setelah Bawaslu selesai melakukan klarifikasi, maka keputusan sanksi ada di dinas yang membawahi.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved