Lapor Cak

Ujian Praktik SIM di Polresta Sidoarjo Pakai Sistem Baru, Berlaku untuk SIM C

"Intinya, sistem baru ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya warga yang mengurus SIM."

Ujian Praktik SIM di Polresta Sidoarjo Pakai Sistem Baru, Berlaku untuk SIM C
SURYAOnline/m taufik
Pemohon SIM C di Polresta Sidoarjo menjalani ujian praktik, Senin (11/3/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sistem baru uji praktik SIM di Polresta Sidoarjo baru berlaku untuk SIM C atau ujian kendaraan roda dua. Sementara roda empat atau SIM A dan sebagainya, akan menyusul diberlakukan pada pekan ini.

"Hari-hari ini menyusul diberlakukan untuk ujian praktik mobil," ujar Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar, Senin (11/3/2019).

Dalam sistem uji praktik motor yang baru ini, menurut dia, selain dilengkapi dengan sensor dan sebagainya, juga ada tambahan materi ujian. Sesuai dengan ketentuan.

"Aturannya kan ada lima materi ujian. Nah, pada sistem ujian praktik yang lama itu cuma tiga saja, yakni jalan lurus, zig-zag, dan angka delapan," kata dia.

Di sistem baru ini sudah ditambah dua lagi. Yakni putar balik dan menghindari rintangan. Artinya sudah lengkap, sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Kapolri (Perkap).

"Untuk doa empat juga demikian. Dulunya cuma tanjakan-turunan dan jalan lurus. Sekarang ditambah ujian parkir paralel dan parkir seri," urai mantan Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Jatim tersebut.

Tiga hari pemberlakukan sistem baru tersebut, diakuinya asa beberapa hal yang perlu evakuasi. Salah satunya ujian putar balik atau u-turn.  Ada peserta ujian yang sudah menabrak traffic cone hingga rusak, sehingga perlu diperbaiki.

"Kita evakuasi, apakah dibuat lebih kuat traffic cone-nya atau diganti dengan model lain yang lebih efektif," ujar Fahrian.

Demikian halnya saat pemberlakuan sistem uji praktik baru untuk mobil nanti. Juga bakal dievaluasi, kekurangan apa yang perlu ditambah atau diperbaiki.

"Intinya, sistem baru ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya warga yang mengurus SIM. Dengan sistem baru ini, semua transparan dan terekam. Sehingga tidak ada lagi komplain karena merasa dipermainkan oleh petugas atau sebagainya," lanjutnya.

Dan pihaknya pun dalam sosialisasinya terus mengajak masyarakat untuk melapor jika merasa ada layanan yang kurang memuaskan dari petugas. Polresta Sidoarjo berjanji melakukan evaluasi, bahkan memberi sanksi petugas yang tidak benar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved