Citizen Reporter

Mengenal Pesantren Lebih Dekat

Apa jadinya jika sebuah pesantren mendadak kedatangan ratusan tamu cilik setingkat MI/SD? Barangkali, seperti terjadi di PP Al-Aqobah Jombang ini.

Mengenal Pesantren Lebih Dekat
ist/citizen reporter
Inilah momen spesial yang terjadi di pesantren Al-Aqobah ketika menyambut dua ratus tamu istimewa dari MI Citra Taman Siswa, Menganti, Gresik (24/2/2019). 

SURYA.co.id | Apa jadinya jika sebuah pesantren mendadak kedatangan ratusan tamu cilik setingkat MI/SD?

Inilah momen spesial yang terjadi di pesantren Al-Aqobah ketika menyambut dua ratus tamu istimewa dari MI Citra Taman Siswa, Menganti, Gresik (24/2/2019).

Kedatangan mereka didampingi orang tua, dewan guru dan pengurus yayasan untuk melihat lebih dekat kehidupan di pesantren.

Yang membuat unik adalah kegiatan ini merupakan study tour tahunan yang berbeda dari sekolah pada umumnya. Jika sekolah lain biasanya berkunjung ke tempat wisata alam dan tempat bermain, maka tidak dengan sekolah itu.

“Kami ingin anak dan orang tua memahami arti pentingnya pendidikan di pesantren. Sehingga kelak ketika lulus mereka melanjutkan di sini,” tutur Ahmad Ali, guru sekaligus ketua panitia study tour.

Acara pagi itu dimulai dari sambutan pengasuh Al-Aqobah, dilanjutkan pertunjukan ilmiah beberapa santri seperti rebana, kitab kuning, tahfidz, dan bilingual kitab kuning. Beberapa siswa tampak terpukau dengan kemampuan agama dan skill para santri.

Menginjak siang hari, mereka diajak berkeliling ke pesantren untuk melihat langsung fasilitas yang ada seperti kamar santri, kamar mandi, kantin, ruang kelas, dan sebagainya. Mereka terlihat penasaran dengan keadaan para santri yang datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk menuntut ilmu bersama.

Pesantren memang menawarkan kesederhanaan. Hidup serba berkecukupan guna mengontrol diri untuk menjadi insan yang tangguh.

“Di sini, anak-anak diajari hidup mandiri. Menata isi lemari, merapikan baju, dan tempat tidur menjadi bentuk rutinitas disiplin mereka,” tutur Agus, pengurus pesantren.

Tak hanya di situ, para orang tua yang ikut mendampingi tak kalah antusias bertanya kepada pengurus tentang kegiatan harian, ilmu yang dipelajari, biaya bulanan hingga sistem makan (jasa boga) yang ada di pesantren.

Mereka seolah mendapat pencerahan, kesan pesantren yang konvensional kini telah berubah menjadi tempat belajar yang progresif dan nyaman, seperti adanya fasilitas wi-fi, penggunaan laptop, hingga pemanfaat teknologi dalam media pembelajaran.

Tujuan study tour itu sangatlah mulia. Sudah saatnya orang tua dan guru mengenalkan sejak dini tentang kehidupan pesantren serta mendekatkan mereka kepada sosok kiai/ulama. Pesantren adalah lembaga pendidikan keagamaan tertua di Indonesia yang mempunyai sejarah panjang dalam memperjuangkan kemerdekaan RI dan menghasilkan alumni yang berkiprah di masyarakat.

Penulis : Akhmad Kanzul Fikri, Pengajar di PP Al-Aqobah Jombang

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved