Citizen Reporter

Cara Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Peringati Hari Peduli Sampah 2019

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo menggelar acara di Tambakrejo

Cara Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Peringati Hari Peduli Sampah 2019
foto: istimewa
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah menghadiri acara Peduli Sampah 2019. 

Bagi Cita Entertainment, menggelar even di hotel berbintang atau venue yang beraroma wangi dan full AC adalah suatu yang biasa dilakukan. Namun, menggelar even di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPS) Tambakrejo, Waru, Sidoarjo tentu luar biasa.  Aroma menyengat menyeruak di TPS kawasan ini, Jumat (23/2/2019).

Green education team meninjau lokasi guna memastikan tempat kegiatan Hari Peduli Sampah 2019 yang akan diikuti keesokan harinya. Untunglah, saat hari pelaksanaan, aroma itu tidak sekuat sebelumnya.

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar acara di TPST Tambakrejo yang dihadiri Bupati Sidoarjo beserta wakil, Kapolresta Sidoarjo, jajaran DPRD, pegiat lingkungan, dan sekolah adiwiyata Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (23/2/2019).

Sekolah yang hadir di antaranya SD Al Mulism, SMP Al Muslim, SMPN 1 Waru, SMA Senopati, SD Hangtuah 10, dan beberapa sekolah yang mengirimkan perwakilan guru dan siswa.

“Permasalahan sampah bukanlah permasalahan satu atau dua orang saja, juga bukan hanya menjadi masalah pemerintahan. Sampah harus diatasi bersama. Kita harus bisa membiasakan diri untuk selalu memilah sampah dan membuangnya ke tempat yang sesuai,” ajak H Saiful Ilah, Bupati Sidoarjo. 

Ia berbagi pengalaman ketika ke Tiongkok yang sudah memilah dan mengolah sampahnya dengan baik, sehingga tidak ada aroma sampah yang bau. Tempat pembuangan sampah mereka sangat bersih, bahkan jika orang tidak pernah ke sana, tidak akan pernah tahu tempat yang sedang dikunjungi adalah tempat pembuangan sampah.

Sementara itu, Kepala DLHK Kabupaten Sidoarjo, Sigit Setyawan, menegaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan. Itu dilakukan dengan menggerakkan kader peduli sampah dan lingkungan serta sekolah-sekolah di seluruh wilayah Sidoarjo.

Setelah itu dilanjutkan dengan peletakan batu dan pelepasan bibit lele serta mujair. Karena Saiful juga petambak, saat pelepasan bibit lele dan mujair itu pun ia berbagi pengalaman menangani bibit lele dan mujaer untuk salanjutnya.

“Kami sangat bahagia bisa mendapatkan kesempatan berbagi hand sanitizer setelah peletakan batu dan pelepasan bibit lele dan mujair!” seru Hadak, siswa kelas IV SD Al Muslim yang mewakili sekolahnya.

Sri Juahiriyah, guru dan anggota Green Education Team Sd Al Muslim mengatakan tertarik dengan pemaparan pengalaman dari para pegiat lingkungan.

“Namanya Pak Aik, warga desa Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo yang sampai berhasil mendapatkan penghargaan dari Jenewa atas perjuangannya menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih, terutama untuk kawasan pembuangan sampah di Desa Janti,” katanya.

Zaimatus Zaifaro
Ketua Gugus Green Education Yayasan Pendidikan Al Muslim Jawa Timur
zaimatuszaifaro@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved