Berita Bangkalan

Bawaslu Bangkalan Pegang Bukti Dugaan ASN Aktif Kampanye Dukung Salah Satu Cawapres 2019

Bawaslu Bangkalan Pegang Bukti Dugaan ASN Aktif Kampanye Dukung Salah Satu Cawapres 2019

Bawaslu Bangkalan Pegang Bukti Dugaan ASN Aktif Kampanye Dukung Salah Satu Cawapres 2019
Surabaya.Tribunnews.com/Ahmad Faisol
Bawaslu Kabupaten Bangkalan tengah memproses laporan dugaan keterlibatan ASN dan para PKH dalam kampanye salah satu paslon presiden, Senin (11/3/2019) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangkalan saat ini tengah mendalami dugaan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kampanye salah satu paslon presiden.

Bawaslu Kabupaten Bangkalan mensinyalir kegiatan kampanye di Bangkalan Plaza pada Sabtu (9/3/2019), ada beberapa abdi negara terjaring ikut aktif kegiatan kampanye paslon presiden.

"Kami aktif melakukan pengawasan pada kampanye itu. Ada bukti video dan poto yang diduga ASN," ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Bangkalan Ahmad Mustain Saleh, Senin (11/3/2019).

Ia menjelaskan, berdasarkan bukti video dan foto, pihak Bawaslu Bangkalan mulai memanggil ASN yang bersangkutan, pengisi acara, hingga peserta yang aktif terlibat.

"Sementara kami usut ASN yang ikut kampanye di Banplaz. Kalau perkembangannya ada kesengajaan menyeret ASN ke politik praktis, kami segera rapatkan dengan Gakkumdu untuk proses pidana pemilunya," jelasnya.

Selain itu, lanjut Mustain, Bawaslu Bangkalan juga tengah melakukan klarifikasi terhadap beberapa ASN yang aktif terlibat kampanye di media sosial.

Padahal ASN sudah diberi tahu jauh hari sebelumnya tentang larangan nge-like atau berkomentar pada postingan yang berhubungan dengan pemilu.

"Tapi tetap saja aktif. Saat ini ada lima orang yang diproses di Bawaslu Bangkalan. Padahal sebelumnya sudah ada seorang ASN yang disanksi," ujarnya.

Ia memaparkan, keterlibatan ASN di media sosial juga tengah ditangani Panwascam Arosbaya. dilakukan Panwascam Arosbaya. Beberapa pihak terkait sudah dipangggil.

"Kalau di Arosbaya kami sedang proses investigasi. Kami kumpulkan beberapa bukti dan data. Kalau cukup, kami lanjutkan ke tahap selanjutnya," paparnya.

Selain penanganan dugaan keterlibatan ASN, Bawaslu Bangkalan juga tengah meminta keterangan dari pihak panitia deklarasi paslon presiden di tempat ibadah.

"Kami juga menyoroti deklarasi dukungan ulama muda mendukung paslon tertentu pekan lalu di Masjid Martajasah," imbuhnya.

Pihak Bawaslu Kabupaten Bangkalan juga menangani kegiatan sosialisasi anggota DPR RI di PKPRI yang melibatkan pendamping PKH se Bangkalan.

"Ada pembagian bahan kampanye saat sosialisasi RUU ke PKH. Laporannya sudah kami terima," pungkasnya.(Surya/Ahmad Faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved