Citizen Reporter

Urban Exchange SDI Sunan Drajat Pasuruan: Program Pertukaran Siswa dari Desa ke Kota, ini Tujuannnya

UE 3 merupakan kegiatan pertukaran pelajar dari desa ke kota. Siswa dari daerah Nongkojajar diberi kesempatan bersekolah di kota selama 10 hari.

Urban Exchange SDI Sunan Drajat Pasuruan: Program Pertukaran Siswa dari Desa ke Kota, ini Tujuannnya
foto: istimewa
Para pelajar peserta Urban Exchange (UE) 3 saat foto bersama. 

KATALIS Pendidikan (KP) melakukan Follow Up (FU) perdana di SDI Sunan Drajat, Wonosari, Pasuruan, Minggu (17/2/2019). FU di daerah Nongkojajar itu dilaksanakan tiga kali dengan jeda 2-3 bulan. Tujuan dilakukan FU adalah sebagai monitoring dan kelanjutan program tiga bulan yang diberi nama Urban Exchange (UE) 3.

UE 3 merupakan kegiatan pertukaran pelajar dari desa ke kota. Siswa dari daerah Nongkojajar diberi kesempatan merasakan bersekolah di kota selama 10 hari. Pesertanya delapan siswa yang dilaksanakan November 2018. Yang ingin diperoleh pada agenda itu adalah rasa keingintahuan, inisiatif, kegigihan, kepemimpinan, dan kesadaran. FU perdana diharapkan dapat memperoleh semua indikator itu dan dapat menjadi evaluasi UE 3.

FU perdana dibuka pukul 08.30 di halaman sekolah dengan diikuti 40 peserta didik dari SDI Sunan Drajat, SDN 1 Gendro, SDN Nongkojajar 1, dan SDN 1 Tutur yang semuanya di Kabupaten Pasuruan. Mereka dibagi menjadi delapan kelompok.

Peserta diminta memasuki pos-pos. Di setiap pos ada materi bertemakan Kerajaan di Nusantara. Itu dimulai dari Kerajaan Gowa, Kerajaan Kutai, Kerajaan Majapahit, dan yang terakhir Kerajaan Sriwijaya. Setiap pos diisi dua kelompok dengan durasi 15 menit per pos. Ada juga games yang harus dituntaskan setiap kelompok.

Kegiatan terakhir ditutup dengan games halang rintang untuk melatih kerja sama antartim. Dari penilaian atas semua yang dilakukan kelompok, dibagikan penghargaan untuk kelompok yang mendapat skor tertinggi. Kegiatan itu dikemas dengan pembelajaran konstruktif dengan cara sederhana dan menyenangkan.

Penghargaan menjadi motivasi untuk dapat berkompetisi dengan berkerja sama sehingga mereka antusias mengikuti kegiatan.

Semoga kegiatan yang terlaksana itu dapat meningkatkan semangat siswa yang ada di kaki Gunung Bromo agar terus belajar dan optimistis belajar. Mauludi Luthfi, Ketua Katalis Pendidikan berharap mereka mampu bersaing dengan dunia luar.

“Mimpi kami sederhana, yaitu agar anak-anak desa memiliki semangat belajar dan keinginan tinggi untuk lanjut belajar,” katanya.

Maulana Husni Ma’ruf
Mahasiswa Hukum dan Kewarganegaraan
Universitas Negeri Malang
maulanahusni8@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved