Citizen RFeporter

Susur Sungai di Amazonnya Pacitan, Loaksinya Indah, Cocok untuk Hilangkan Penat

Pacitan tidak hanya menawarkan keindahan pantai dan guanya. Pacitan juga menawarkan sensasi susur sungai yang tak kalah dengan Sungai Amazon.

Susur Sungai di Amazonnya Pacitan, Loaksinya Indah, Cocok untuk Hilangkan Penat
foto: istimewa
Sungai Maron Pacitan. Masyarakat sekitar pun menyebutnya sebagai Amazonnya Pacitan. 

PERNAHKAN Anda membayangkan bertualang menyusuri Sungai Amazon yang menghubungkan beberapa negara di Amerika Selatan? Sungai yang juga digunakan sebagai scene berbagai film petualangan dan horor, seperti Cannibal Holocaust.

Jika ingin merasakan sensasinya, orang tidak usah pergi jauh-jauh ke daratan Amerika. Pengalaman itu bisa didapatkan di sini, di Sungai Maron Pacitan. Masyarakat sekitar pun menyebutnya sebagai Amazonnya Pacitan.

Lokasi itu bisa dijangkau dengan cukup mudah. Orang hanya mengikuti rute ke arah Pantai Klayar. Lokasinya berjarak sekitar 25 kilometer sebelah selatan Alun-alun Pacitan. Akses jalannya sudah baik. Hanya ada beberapa titik jalan yang medannya berbatu dan terjal. Sepanjang perjalanan pengunjung akan dimanjakan berbagai pemandangan khas vegetasi pantai selatan yang berkelok dan berbatu karang.

Setelah sampai lokasi, pengunjung akan disuguhi dermaga sungai bertuliskan Sungai Maron. Di sana, beberapa perahu yang digunakan untuk susur sungai telah tersedia untuk disewakan. Ini yang dijumpai di objek wisata ini, Minggu (17/2/2019).

Pengelola mematok tarif sewa Rp 100.000 per perahu. Perahu yang disewa itu maksimal bisa ditumpangi lima pengunjung. Setiap perahu juga dilengkapi alat keselamatan seperti pelampung dan dayung. Tidak hanya itu, setiap perahu juga didampingi pemandu. Pemandu sekaligus sebagai nakhoda yang mengendalikan perahu. Jadi, dijamin aman.

Ketika berkunjung ke tempat itu, sebaiknya pagi hari. Alasannya, matahari belum begitu terik serta antrean sewa perahu juga tidak begitu panjang. Pengunjung tak perlu lama mengantre menunggu giliran sewa perahu.

Sebelum melakukan susur sungai, sebaiknya pengunjung mengisi perut terlebih dulu. Sarapan di dermaga sungai ini merupakan pilihan bijak. Berbagai menu ditawarkan mulai aneka ikan hingga nasi goreng pun ada. Untuk urusan harga, tidak usah khawatir. Pengunjung tak perlu merogoh kocek dalam-dalam.

Setelah melakukan berbagai persiapan, pengunjung bisa langsung ke perahu yang sudah disewa. Keramahan pemandu membuat pengunjung tidak canggung untuk bertanya tentang vegetasi, sejarah, dan habitat yang ada di sungai.

Tidak hanya menyusuri sungai, ternyata ketika menyewa perahu dari dermaga sungai, pengunjung juga diantarkan menuju ke hilir Sungai Maron. Hilir sungai ini terkenal dengan sebutan Pantai Ngiroboyo. Pengunjung yang menyusuri sungai bisa bermain sepuasnya di area pantai itu. Yang isitmewa, karena terhalang karang, pengunjung bisa memanfaatkannya untuk berenang.

Irfan Fitriadi, pengunjung asal Sidoarjo mengatakan, ia datang dari Sidoarjo karena penasaran dengan pemandangannya.

“Saya jauh-jauh ke sini sebenarnya ingin membuktikan foto-foto sungai ini yang instagramable. Ternyata benar, indah sekali tempatnya. Cocok untuk menghilangkan penat,” tambahnya.

Jadi, tunggu apalagi. Pacitan tidak hanya menawarkan keindahan pantai dan guanya. Pacitan juga menawarkan sensasi susur sungai yang tak kalah dengan yang ada di Sungai Amazon.

Taufiqur Rohman
Pegiat Literasi Sidoarjo
taufiqurrohman3@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved