Citizen Reporter

Menggugah Semangat Literasi Ala Omah Kincir

Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kemampuan literasi di masyarakat. Termasuk seperti dilakukan oleh Omah Kincir.

Menggugah Semangat Literasi Ala Omah Kincir
ist/citizen reporter
Bedah buku di Omah Kincir. 

SURYA.co.id | Dewasa ini, kata literasi menjadi kata yang booming di masyarakat. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas membaca dan menulis, tetapi lebih luas lagi pada kemampuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan atau keterampilan dalam bidang tertentu.

Masyarakat milenial sedang berikhtiar untuk menumbuhkan dan mengembangkan budaya literasi.

Salah satu upaya untuk merawat budaya literasi dilakukan komunitas Omah Kincir dengan tajuk Launching dan Bedah Buku Basagita Rumpaka Rindu, Jumat (22/2/2019) di Kopi Pak Dhe Jalam Raya Candi VI, Dinoyo, Malang.

Itu adalah kumpulan puisi karya Mery Cahyani, salah satu sahabat Omah Kincir (sebutan untuk anggota komunitas), yang dibedah Ajun Nimbara, pegiat sastra dan cerpenis dari Malang.

Pukul 20.00 acara dimulai. Beberapa sahabat Omah Kincir berparade membaca puisi.

Sebelum buku dibedah, Mery Cahyani memberikan testimoni dan bercerita singkat terkait isi bukunya.

“Buku ini saya persembahkan untuk orang tua saya nun jauh di sana, di Bali, dan sebagai pelampiasan ungkapan rindu pada orang-orang yang saya sayangi,” ungkap Mery.

Sontak para peserta bertepuk tangan dan memberikan ucapan selamat. Buku Mery menjadi penyemangat bagi yang lain agar juga menghasilkan karya.

Ajun Nimbara memberikan apresiasi atas karya Mery dan memberikan banyak petuah serta wawasan berkait dengan kepenulisan sastra terutama puisi.

“Menulis puisi adalah salah satu wujud ekspresi diri dan penuangan isi hati penulis melalui pilihan diksi yang indah. Mery telah berhasil memanifestasikan kerinduannya melalui buku ini,” tegas Ajun.

Acara bedah buku menjadi salah satu bentuk apresiasi komunitas Omah Kincir kepada sahabat Omah Kincir yang telah berhasil membuahkan karya berupa buku. Harapannya, sahabat-sahabat Omah Kincir lainnya bisa terinspirasi untuk berkarya juga. Selain itu, kegiatan semacam itu sebagai bentuk nyata dalam ikhtiar merawat literasi melalui karya puisi.

Penulis : Tsania Nur Diyana, Inisiator Komunitas Omah Kincir & Awardee Beasiswa Aktivis Nusantara 8

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved