Berita Tulungagung

2 WNA Punya e-KTP dan Masuk DPT Pemilu, Begini Penjelasan Bawaslu Tulungagung

Dua warga negara asing (WNA) yang tinggal di Tulungagung masuk ke dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 17 April mendatang

2 WNA Punya e-KTP dan Masuk DPT Pemilu, Begini Penjelasan Bawaslu Tulungagung
surya/david yohanes
Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Tulungagung, Endro Sunarko. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Dua warga negara asing (WNA) yang tinggal di Tulungagung masuk ke dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 17 April mendatang. Mereka sebelumnya telah mempunyai e-KTP  dan nomor induk kependudukan (NIK), sehingga diduga terdaftar di DPT.

Temuan ini diungkapkan oleh Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Tulungagung, Endro Sunarko, Jumat (8/3/2019). Kedua WNA itu berasal dari Kepulauan Windsor, persemakmuran Inggris dan dari Liberia.

"Sebelumnya ada 7 WNA di Tulungagung. Saat ditelusuri, kami temukan dua di antaranya masuk DPT," ujar Endro.

Tujuh WNA ini sebelumnya ada di Kecamatan Kalidawir, Pakel, Ngantru dan Kecamatan Kota.

Selain dari Kepulauan Windsor dan Liberia, mereka berasal dari Singapura, Pakistan, Taiwan dan India.

Namun saat ini satu di antaranya tidak diketahui keberadaannya.

"Dua WNA yang masuk DPT masih terdeteksi berada di Kecamatan Kalidawir dan Kecamatan Ngantru," sambung Endro.

Endro menyebut WNA memang bisa memilki e-KTP elektronik, namun mereka tidak mempunyai hak pilih.

Karena itu Endro meminta agar para WNA ini dicoret dari DPT.

Selain itu, Endro meminta agar masyarakat aktif melapor ke Bawaslu jka ada WNA di wilayahnya.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved