Rumah Politik Jatim

Bawaslu Tuban Kasih Peringatan Ini Jika ASN, Kades, dan Perangkat Desa, Tak Netral saat Pemilu

Bawaslu Tuban memperingati Aparatur sipil negara (ASN), Kepala Desa dan Perangkat Desa, tak asal dalam bersikap di tahun politik ini

Bawaslu Tuban Kasih Peringatan Ini Jika ASN, Kades, dan Perangkat Desa, Tak Netral saat Pemilu
surya/m sudarsono
Kumpulkan ASN, Kepala Desa dan Perangkat Desa, Rabu (7/3/2019), Bawaslu Tuban ingatkan netralitas 

SURYA.co.id | TUBAN - Bawaslu Tuban memperingati Aparatur sipil negara (ASN), Kepala Desa dan Perangkat Desa, tak asal dalam bersikap di tahun politik ini. Pada pemilu yang akan dilaksanakan 17 April 2019 mendatang ini, Bawaslu Tuban berharap tiga komponen itu memahami betul bagaimana regulasi yang harus dijalankan.

Komisioner Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Tuban, M Arifin mengatakan, ASN, Kades dan Perangkat Desa ada regulasinya terkait pemilu.

Ketiganya harus netral dalam pemilihan apapun itu, baik pemilihan Capres-cawapres maupun Caleg dan DPD. Sebab, jika tidak memahami betul aturannya dan tidak netral, maka bisa berujung pidana.

"Ya harus netral meski punya hak pilih, karena aturannya begitu," Ujar Arifin dikonfirmasi seusai melakukan kordinasi dengan tiga komponen itu, Kamis (7/3/2019).

Dia menjelaskan, apabila dari ketiganya terbukti tidak netral atau tidak tampak netral maka tentu ada sanksi pidana maupun denda.

Kalau pidana yaitu satu tahun penjara, sedangkan untuk denda Rp 12 juta. Itu berlaku bagi ASN, Kades dan juga perangkat, karena sudah diatur di Undang-Undang (UU) Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

"Ada aturannya yang menyebut tentang pidana maupun denda, oleh karena itu harus netral meski punya hak pilih," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved