Galaxy Gandeng rumah123 Untuk Maksimalkan Penjualan Properti Via Online

Perusahaan agen pemasar properti Galaxy memperluas jalur pemasaran secara online dengan menggandeng rumah123.com.

Galaxy Gandeng rumah123 Untuk Maksimalkan Penjualan Properti Via Online
surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Chief Executive Officer (CEO) Galaxy, Kennard Nugraha Sutantio, saat mencoba aplikasi penjualan online melalui phoncell di Kantor Galaxy di kawasan HR Muhammad Surabaya, Selasa (5/3/2019) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perusahaan agen pemasar properti Galaxy di tahun 2019 ini memperluas jalur pemasaran secara online dengan menggandeng rumah123.com. Hal ini dilakukan setelah respon pasar terkait aplikasi yang mereka luncurkan, Galaxy Apps, mendapat respon yang cukup positif.

"Respon konsumen cukup positif. Mereka mendapatkan nilai lebih layanan kami dan untuk memperluas layanan ini, kami kerjasama atau melakukan koneksi aplikasi Galaxy Apps dengan rumah123," jelas Kennard Nugraha Sutantio, Chief Executive Officer (CEO) Galaxy, Selasa (5/3/2019).

Diakui Kennard, bila saat ini trend digital juga telah berimbas ke penjualan properti. Tidak hanya melalui aplikasi tapi juga melalui media sosial (medsos).

"Tren itu diakui oleh para agen yang memanfaatkan medsos. Dari medsos sekitar 80 persen pembeli adalah konsumen produk primary atau rumah pertama. Sementara sisanya adalah rumah secondary atau rumah kedua," jelas Kennard.

Sementara itu, untuk jumlah properti yang dipasarkan melalui Galaxy, di tahun 2019 ini diprediksi masih banyak untuk secondary. Hal itu tak lepas dari pembagian dengan perusahaan agen pemasar lainnya untuk produk primary.

"Rata-rata produk primary bekerjasama dengan pengembang. Pengembang tidak hanya menggandeng satu perusahaan agen, pastinya ada beberapa perusahaan. Tapi secara umum, sekitar 35 persen kami dapatkan dari setiap launching produk primary," jelas Kennard.

Saat ini pasaran harga produk secondary paling diminati pasar ada di kisaran Rp 2 miliar hingga Rp 4 miliar. Sementara primary rata-rata masih dibawah harga Rp 1,5 miliar.

Tahun 2019, Kennard memprediksi pengembang akan mulai agresif mengembangkan properti di semester II tahun 2019. Konsumen juga lebih bergairah di masa itu.

"Meski di semester I ini, kami masih mencatatkan pertumbuhan penjualan yang positif, optimis semester II bisa lebih maksimal lagi," tandas Kennard.

Tags
Rumah123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved