Berita Gresik

Ada 25 WNA Punya KTP, Begini Komentar Dispendukcapil dan KPU Gresik

Dispendukcapil Kabupaten Gresik menemukan sebanyak 25 WNA memiliki KTP manual bukan e-KTP.

Ada 25 WNA Punya KTP, Begini Komentar Dispendukcapil dan KPU Gresik
kompas.com/twitter
Ilustrasi - Beredar sebuah foto e-KTP WNA berinisial GC yang dikaitkan masuk dalam daftar pemilih. 

SURYA.co.id | Gresik - Sebanyak 25 warga negara asing (WNA) memiliki KTP di Gresik. Tetapi KTP yang mereka memiliki bukanlah KTP elektronik.

Dalam catatan Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Gresik, ditemukan sebanyak 25 WNA memiliki KTP manual bukan e-KTP.

Kepala Dispendukcapil Gresik, Khusaini, membenarkan terkait hal itu. Dari data tersebut, tercatat sebanyak 25 WNA yang memiliki KTP.

"WNA laki-laki sebanyak 17 orang dan WNA wanita sebanyak 8 orang kebanyakan dari China, KTP manual ya bukan e-KTP, " ujarnya saat ditemui Surya, Selasa (5/3/2019).

Namun, pihaknya memastikan KTP yang dimiliki WNA tersebut masih manual belum elektronik sesuai aturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yakni WNA diperbolehkan menggunakan KTP.

Kebanyakan mereka merupakan pekerja di beberapa perusahaan yang ada di Kabupaten Gresik.

Khusaini menuturkan para WNA tersebut tidak memiliki hak politik. Kini pihaknya memberlakukan aturan ketat terkait pengajuan perekaman e-KTP bagi warga asing.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gresik Akhmad Roni memastikan tidak ada WNA di Gresik yang terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Kami sudah melalukan pengecekan nama 25 WNA tidak masuk DPT," imbuh Roni.

Jumlah DPT yang ada di Gresik sendiri per-Desember sekitar 927.045 orang. Data tersebut sudah dilakukan pencermatan oleh petugas.

Menurutnya, adanya program e-KTP semakin baik dan efektif dalam menyaring data kependudukan ganda.

Penulis: Willy Abraham
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved