Citizen Reporter

Pendadaran Dewan Racana Gerakan Pramuka: Pemimpin yang Baik Mengatur Dirinya lalu Diikuti Orang Lain

Khozin selaku Ketua Dewan Racana berharap materi dan latihan yang didapat dapat diaplikasikan dengan baik.

Pendadaran Dewan Racana Gerakan Pramuka: Pemimpin yang Baik Mengatur Dirinya lalu Diikuti Orang Lain
foto: istimewa
Unit Kegiatan Mahasiswa Gerakan Pramuka Unijoyo mengadakan pendadaran Dewan Racana, Kamis- Sabtu (7-9/2/2019). 

Unit  Kegiatan Mahasiswa Gerakan Pramuka mengadakan pendadaran Dewan Racana, Kamis- Sabtu (7-9/2/2019) di auditorium. Kegiatan itu ditujukan untuk calon Dewan Racana masa bakti 2019 dengan jumlah peserta 33.

Panitia pelaksana adalah demisioner Dewan Racana masa bakti 2018. Kegiatan itu sebagai pedoman pengurus baru untuk meningkatkan kualitas diri dengan berbagai materi dan latihan di bidang kepramukaan. Satukan Tekad untuk Mewujudkan Estafet Kepengurusan Racana yang Berintegritas adalah tema kegiatan yang disampaikan Ahmad Maulana Hasan, Ketua Reka Kerja.

Pendadaran dilaksanakan setelah serah terima jabatan dan rapat kerja. Rapat kerja berisi penyampaian program kerja tahunan, bulanan, mingguan, serta program kerja dari pengurus harian dan lima divisi yakni Divisi Giat, Litbang, Kerumahtanggaan, Humas, serta Kewirausahaan.

Sertijab dan pendadaran menjadi satu rangkaian kegiatan. Jumat (8/2/2019) pagi, materi pendadaran dimulai dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk menjalankan roda kepengurusan, yaitu attitude leader, scout project, manajemen organisasi, dunia pandega, dan public speaking. Ada juga kegiatan senam dan permainan serta latihan PBB.

Menurut Yudi Widadgo, salah satu pemateri, manusia memiliki lima kemampuan yaitu spiritual, moral, sosial, individual, dan intelektual. Manusia juga memiliki lima fase dalam kehidupan yakni kebermainan, kenakalan, kesemangatan, kematangan, serta kepenantian.

“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mengatur dirinya sendiri sehingga orang lain mengikuti dirinya. Ia tidak mengatur orang lain untuk mengikuti dirinya," kata Yudi.

Selain Yudi, ada Nur Syuaib yang menyampaikan, scout project memiliki tujuh tahapan. Tahap itu meliputi menentukan jenis kegiatan, mengintegrasikan kesempatan belajar, perencanaan, persiapan, melaksanakan kegiatan, evaluasi, dan kemajuan, serta selebrasi/perayaan. Tahap itu dilaksanakan dengan prinsip 3K, yaitu koordinasi, komunikasi, dan kerja sama.

Leader memiliki empat peran (4P), yakni perintis, penyelaras, pemberdaya, dan panutan.

Sedang Wahyudi Sukarno dari Kwarda Pramuka Jatim berpesan, "Jadilah orang yang beruntung. Orang yang beruntung adalah orang yang sial yang dengan kesadarannya selalu keras kepala untuk mengejar keberuntungannya."

Kegiatan ditutup dengan upacara adat penutupan program kerja pendadaran. Khozin selaku Ketua Dewan Racana berharap materi dan latihan yang didapat dapat diaplikasikan dengan baik. Semua harus melakukan yang terbaik sesuai peran yang disandang.

Nia Ifatul Mufidah
Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Universitas Trunojoyo Madura
niaifatulmufidah@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved