Berita Surabaya

Mahasiswa Universitas Ciputra Ciptakan Busana yang Terinspirasi Dari Perjalanan ke Thailand

Mahasiswa jurusan Fashion Desain dan Bussines (FDB) Universitas Ciputra membuat busana ready to wear yang terinspirasi dari perjalanan ke Thailand.

Mahasiswa Universitas Ciputra Ciptakan Busana yang Terinspirasi Dari Perjalanan ke Thailand
surabaya.tribunnews.com/hefty suud
Dari Kiri ke kanan - Elvira, Cindy, dan Patricia bersama karyanya masing-masing yang tampil dalam fashion show Urban Explore di Pakuwon Mall, Sabtu (2/3/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mahasiswa jurusan Fashion Desain dan Bussines (FDB) Universitas Ciputra membuat busana ready to wear yang terinspirasi dari beberapa lokasi yang dikunjunginya saat kegiatan field trip ke Thailand.

Fabio Ricardo Toreh, salah satu dosen FDB Universitas Ciputra mengatakan, hal tersebut merupakan tugas akhir untuk mahasiswanya di semester tiga. Di Thailand, mereka ditugaskan melakukan primary research untuk busana yang akan dirancangnya.

"Primary research itu penting menurut kami. Pengalaman mahahasiswa mengeksplor alam, budaya, tempat, dan apapun itu secara langsung, sangat bermanfaat untuk kekaryaannya," ujar Fabio.

Hasilnya, beberapa mahasiswa tampak mendesain busana yang terinspirasi dari hal-hal yang tidak terduga.

Patricia Joana misalnya. Dia bercerita, dress bertema monokrom yang dirancangnya terinspirasi dari tegel lantai rumah Jim Thompson dan anak tangga Wat Arun.

"Saya tertarik dengan pola check board yang ada di rumah Jim Thompson, lalu saya jadikan detail pola untuk dress dan outer busana ini. Selain itu, warna emas yang saya lihat di Wat Arun, saya aplikasikan untuk detail dressnya," ungkap Patricia.

Selain itu, perpaduan dress berbahan scuba berpola checkboard dan outer transparan berbahan organdi dengan pola sama, menurut Patricia akan menimbulkan efek optical illution ketika penggunanya bergerak.

Selain itu, ada juga Elvira Angelica Manik yang merancang busana bergaya street style dengan memadukan street art Thailand dan kain nusantara.

"Untuk outernya saya buat detail patch work yang terinspirasi dari beberapa simbol yang ada di jalanan Thailand. Di bagian belakang outer, saya buat patch work yang terinspirasi dadi coretan dinding di jalanan Thailand," ujarnya.

Outer berwarna dasar hitam itu, dipadukannya dengan atasan dari bahan kain berpola dan celana hitam yang dibuat dari bahan kain lurik rintik hujan.

Lain cerita dari karya Cindy Aprilliana. Busana bertema urban sign buatannya, ternyata terinsipirasi dari pipa-pipa sambungan yang ada di langit-langit dinding Thailand Creative and Design Center (TCDC) dan bagian depan taxi di Thailand.

"Strap dressnya yang terinspirasi dari pipa sambungan, lalu ada detail mainan acrylic di bagian depan. Mainan itu terinspirasi dari tombol-tombol yang bergantung di pipa tadi," ujar Cindy.

Imbuhnya, berdasarkan informasi dari petugas TCDC, tombol-tombol yang bergabtung itu menandakan fungsi pipa. Ada yang berfungsi sebagai pipa AC, dan sebagiannya.

Caption: 

Penulis: Hefty's Suud
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved