Citizen Reporter

Lewat SENASIB, Yayasan Bina Yatim dan Dhu'afa Darul Jundi Malang Berbagi Nasi Bungkus

Bertepatan dengan Imlek 2570, Yayasan Bina Yatim dan Dhu’afa Darul Jundi yang beralamatkan di Jalan Pemandian Rampal, Malang Sedekah Nasi Bungkus.

Lewat SENASIB, Yayasan Bina Yatim dan Dhu'afa Darul Jundi Malang Berbagi Nasi Bungkus
foto: istimewa
Yayasan Bina Yatim dan Dhu’afa Darul Jundi Jalan Pemandian Rampal, Malang, mengadakan Sedekah Nasi Bungkus yang biasa disebut SENASIB. 

Bertepatan dengan Imlek 2570, Yayasan Bina Yatim dan Dhu’afa Darul Jundi yang beralamatkan di Jalan Pemandian Rampal, Malang, mengadakan agenda bulanan, yaitu Sedekah Nasi Bungkus yang biasa disebut SENASIB. Acara dimulai dengan pengumpulan donasi berupa nasi bungkus dan uang pada pagi hari, Selasa (5/2/2019).

Selanjutnya melaksanakan salat Zuhur bersama para santri dan pengurus yayasan. Sebelum ditutup dengan agenda inti, Ustaz Soleh Syarifuddin selaku pengasuh Yayasan Bina Yatim dan Dhu’afa memberikan ceramahnya dan memimpin doa bersama untuk para donatur dan hadirin khususnya, serta segenap bangsa Indonesia umumnya.

SENASIB adalah aksi kemanusiaan yang diadakan setiap Selasa pekan pertama dalam setiap bulan.

Penggagas kegiatan yang dimulai sejak 12 November 2016 adalah Soleh. Itu bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki yang tidak terhingga yang diterima para santri khususnya.

Dalam sambutannya, ustaz yang baru saja pulang dari umrah itu mengisahkan bagaimana para santri generasi awal begitu kesulitan karena kekurangan makanan. Namun, seiring berjalannya waktu, sekarang Allah SWT telah melimpahkan rezekinya kepada para santrinya. 

“Kalau dulu kita kesulitan untuk makan, sekarang kita malah kesulitan karena kebanyakan makanan,” tutur Soleh.

Dalam soal rezeki, sosok yang sangat disegani oleh para santri ini menganalogikan sebuah rezeki seperti air. Manusia yang mau berbagi ibarat pipa.

“Pipa itu akan selalu basah karena air. Air yang melewatinya pun selalu baru. Agar air yang melewatinya terus mengalir, maka jangan pernahmenyumpat pipa. Itulah perumpamaan rezeki. Ia akan terus mengalir kalau kita juga mau membagikannya. Nikmati, tetapi jangan lupa berbagi!” imbuh ustaz kelahiran Banyuwangi itu.

Dalam praktiknya, sukarelawan mengumpulkan donasi melalui pesan singkat di aplikasi WhatsApp serta sosialisasi dalam pengajian, arisan, dan berbagai macam perkumpulan lainnya.

Target utama dalam aksi kemanusiaan ini adalah taman pendidikan Alquran, tukang becak, juru parkir, hingga para jemaah masjid maupun musala yang ada di sekitar Kesatrian, Bunul, dan Alun-alun Masjid Jami’ Malang.

Ada yang unik dalam kegiatan yang diketuai oleh Siti Aminah bulan ini. Para Ummu Yatama, para santri dan para dewan guru serta pengurus yayasan bisa turut serta untuk berpartisipasi dalam even ini. Lagi-lagi, itu karena bertepatan dengan hari libur nasional, Imlek.

Hasan Basri
Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Arab
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
15310138@Student.uin-malang.ac.id

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved