Berita Surabaya

Pengalaman Komunitas Visto dan Atoz Jatim Menderu di Lautan Pasir Bromo

komunitas mobil Visto Atoz Community (VACt) Jatim United mendapat kesempatan touring ke kawasan wisata Gunung Bromo

Pengalaman Komunitas Visto dan Atoz Jatim Menderu di Lautan Pasir Bromo
surya/sri handi lestari
Komunitas mobil Visto Atoz Community (VACt) Jatim United saat touring ke kawasan wisata Gunung Bromo. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pada awal Februari 2019, komunitas mobil Visto Atoz Community (VACt) Jatim United mendapat kesempatan touring ke kawasan wisata Gunung Bromo. Bagi mobil kecil jenis city car brand asal Korea Selatan itu, touring ini untuk membuktikan bila kekuatan mesinnya mampu bermain di medan yang penuh tanjakan, turunan, lautan pasir, hingga badan jalan dengan lebar yang terbatas.

Kesempatan untuk menjajal medan gunung Bromo, terealisasi setelah tim panitia berhasil mendapatkan izin khusus dari kantor Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kegiatan yang dijadikan momentum pemungkas dari kepemimpinan Om Priyanto sebagai Ketua VACt Jatim itu dilaksanakan Minggu - Senin (3-4/2/209).

Keberangkatan dimulai Minggu sore dengan para anggota atau member bersiap di titik kumpul (tikum) sesuai member plat. Member plat W - L (Sidoarjo-Surabaya), plat S (eks karesidenan Bojonegoro), dan wakil plat AG-AE (eks karesidenan Kediri-Madiun), serta plat Solo Raya, tikum di kawasan tanggul lumpur Lapindo di Porong. M

ember plat N (eks karesidenan Malang) dan plat DK (Bali) yang sudah tiba Sabtu (2/2/2019), dan menunggu momen keberangkatan ke Bromo dengan berwisata di Kota Batu, tikum berada di kawasan Songgokerto.

Kedua rombongan dari dua tikum ini mengambil start masing-masing pukul 19.00 WIB dan pukul 18.00 WIB.

Infrastruktur tol panjang menuju Probolinggo, membuat VACt bisa lebih cepat sampai di tikum keduanya di SPBU Sukapura.

Rombongan plat W-L, S dan AG-AE, yang dipimpin Om Priyanto, sebagai Ketua VACt Jatim sekaligus Road Captain (RC), menarik 20 unit kutu, sebutan bagi Visto dan Atoz.

Sementara dari Plat N dan DK, ditarik RC Tante Endah Restiati, Ketua VACt plat N, meski sebagai joki (pengemudi) adalah suaminya, Om Sukadi.

Kedua RC ini menunggang kutu Visto tahun 2003. Hanya Tante Endah Automatic dan Om Pri, masih manual.

"Sempat kuatir dengan transmisi matic pada kutu saya. Apalagi sejak Tongas, jalannya sudah mulai menanjak," kata Tante Endah, saat ditemui di SPBU Sukapura.

Halaman
1234
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved