Berita Kesehatan

Mengenal Penyakit Asam Urat, Penyebab, Gejala serta Rekomendasi Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi

Mengenal Penyakit Asam Urat, Penyebab, Gejala serta Rekomendasi Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi

Mengenal Penyakit Asam Urat, Penyebab, Gejala serta Rekomendasi Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi
Surabaya.Tribunnews.com/Christine Ayu Nurchayanti
Dokter spesialis penyakit dalam RS Siloam Surabaya, dr Luki Agustina Damayanti SpPD 

SURYA.co.id | SURABAYA - Asam urat merupakan sisa pencernaan zat purin yang berasal dari makanan yang dikonsumsi.

Hal ini disampaikan oleh dr Luki Agustina Damayanti SpPD, dokter spesialis penyakit dalam RS Siloam Surabaya.

"Zat purin sendiri terdapat di setiap bahan makanan yang berasal dari hewan atau tumbuhan," ucap Luki.

Penyakit asam urat tinggi, lanjutnya, terjadi apabila kadar asam urat dalam darah melebihi batas normal.

"Batas normal kalau pria 3.4 - 7 mg/dl, sementara wanita 2.4 - 5.7 mg/dl," jelas Luki.

Penyakit asam urat, Luki menuturkan, dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain konsumsi makanan tinggi purin, faktor keturunan, konsumsi kafein dan alkohol, obesitas atau kegemukan, gangguan pengeluaran asam urat di ginjal, dan resiko tinggi di atas usia 40 tahun.

Bagaimana asam urat dapat meningkat?

Luki menuturkan bahwa setiap orang memiliki zat asam surat di dalam darahnya. Normalnya, asam urat dikeluarkan dari  dalam tubuh melalui kotoran (faeces dan urine).

"Jika terlalu banyak konsumsi makanan yang mengandung purin atau asam urat, maka ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat sehingga kadarnya meningkat dalam darah," tutur Luki.

Asam urat yang berlebih, lanjutnya, akan terkumpul pada persendian, sehingga menyebabkan nyeri atau bengkak.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved