Citizen Reporter

Ide Kreatif Dua Mahasiswa FKM Universitas Airlangga, Ular Tangga Penjaga Emosi

Permainan ular tangga mengajarkan tentang pentingnya menjaga emosi dalam menghadapi masalah.

Ide Kreatif Dua Mahasiswa FKM Universitas Airlangga, Ular Tangga Penjaga Emosi
foto: istimewa
Permainan ular tangga 

BELAJAR sambil bermain, mengapa tidak? Belajar bukan hanya diam membaca buku, tetapi juga bisa bermain bersama teman.

Dua mahasiswa magang dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga, Prasita Ayu Widyaningtyas dan Nurma Fuji Astutik, menggali ide kreatif untuk menciptakan sebuah permainan unik, Jumat (25/1/2019).

Sebut saja ular tangga Aku Anak Sehat yang menjadi permainan sederhana dengan berjuta makna. Permainan sengaja diciptakan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap anak asuh tentang kesehatan mental dan kebersihan diri.

Permainan ular tangga diadakan di UPTD Kampung Anak Negeri Surabaya yang berada di bawah naungan Dinas Sosial Kota Surabaya, Jalan Wonorejo Timur Surabaya. UPTD itu memiliki tugas pokok melaksanakan pelayanan kesejahteraan sosial bagi anak-anak bermasalah secara sosial di Surabaya.

Dalam ular tangga itu ada zonk dan kesempatan dalam beberapa kotak yang ada. Zonk berisi beberapa tantangan seperti bermain bowling, pindah balon, Kata Paman Simon, improvisasi benda, loncat- loncatan, dan menyusun gambar. Itu bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan kebersamaan sebagai gambaran dari kesehatan mental yang baik.

Permainan itu mengajarkan tentang pentingnya menjaga emosi dalam menghadapi masalah. Selain itu, kesempatan berisi pertanyaan-pertanyaan seputar cara menjaga kebersihan diri meliputi mata, hidung, telinga, dan kulit.

“Anak-anak antusias banget. Meskipun sulit diatur, tetapi seru. Anak anak bisa mengenali kondisi mentalnya sendiri dan kebersihan dirinya. Banyak tantangan yang mereka dapat, tetapi mereka sangat bersemangat melewati tantangan itu,” ujar Nurma Fuji, Pelaksana Permainan Ular Tangga.

Nurma Fuji menambahkan, sebuah harapan sederhana yaitu agar kegiatan seperti ini dapat berlanjut, meskipun dilakukan sekali. Setidaknya, media itu efektif untuk mengajak anak asuh untuk mengenali kesehatan diri sendiri.

Beragam tanggapan bernada positif muncul setelah memainkan ular tangga Aku Anak Sehat. Salah satu komentar yang sangat memotivasi sempat dilontarkan Julian (anak asuh). Ia mengatakan, permainan sangat menyenangkan.

“Itu bisa menambah wawasan tentang kesehatan bagi siapa pun. Berbagai kalangan usia juga bisa main kok,” ujar Julian.

Tak ketinggalan, permainan ini juga memperoleh respons positif dari salah satu Pembina Kognitif di sana “Awalnya sih ragu permainan ini akan berjalan lancar karena anak-anak di sini emang sulit diatur. Akan tetapi, setelah berlangsung, Alhamdulillah anak-anak antusias dan enak diatur. Permainan memang metode yang cocok untuk menambah wawasan ke anak-anak,” kata Intan, salah satu Pembina Kognitif.

Setelah 1,5 jam kehebohan akan permainan itu, keseruan ditutup dengan lomba kekompakan menyanyikan lagu “Aku Tahu Aku Bisa“. Tidak ada yang tidak bersemangat sehari itu.

Prasita Ayu
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Airlangga
prasitaayu.w23@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved