Citizen Reporter

Bersholawat bersama Habib Haidar Alhaddad di Lamongan, Jemaah Diajak Cinta Rasul dan Jaga NKRI

Bertemakan Mencintai Rasulullah SAW untuk Mendapat Syafaat Beliau acara Bersholawat berjalan lancar.

Bersholawat bersama Habib Haidar Alhaddad di Lamongan, Jemaah Diajak Cinta Rasul dan Jaga NKRI
foto: istimewa
Bersholawat bersama Habib Haidar dalam rangka Milad ke-107 Yayasan Pendidikan Persatuan (YPP) yang terdiri atas SMA Persatuan, SMP Persatuan, dan PKMB Persatuan diadakan di halaman YPP, Desa Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Jumat (1/2/2019). 

Milad ke-107 Yayasan Pendidikan Persatuan (YPP) yang terdiri atas SMA Persatuan, SMP Persatuan, dan PKMB Persatuan diadakan di halaman YPP, Desa Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Acara utamanya YPP Bersholawat bersama Habib Haidar Alhaddad, Jumat (1/2/2019).

Bertemakan Mencintai Rasulullah SAW untuk Mendapat Syafaat Beliau. acara berjalan dengan lancar. Meski di pertengahan acara hujan deras mengguyur, namun Syekher Mania (penggemar salawat) tetap konsisten untuk bersalawat.

Kedatangan Habib Haidar Alhaddad dinanti para pecinta salawat karena salawatnya mengajak untuk menumbuhkan cinta kepada Rasul dan menyerukan cinta NKRI. Sejak pukul 17.00 warga telah memadati acara, padahal acara dijadwalkan pukul 19.30.

Acara dibuka dengan hadrah dari SMA Persatuan. Baru pada pukul 19.30 Habib Haidar Alhaddad bersiap menaiki panggung diiringi tim hadrah Ahbabul Musthafa Lamongan.

“Saya berterima kasih atas antusiasme yang luar biasa. Semoga YPP semakin jaya, senantiasa istiqomah bersalawat agar kelak mendapat syafaat, serta dapat menjaga keutuhan NKRI,” ungkap Akhyar, Ketua YPP Kedungpring.

Afa siswa SMP Persatuan yang berasal dari Majenang juga mengungkapkan rasa senangnya. “Saya sangat bahagia berada di majelis ini bertemu langsung dengan para Syekher Mania. Ini merupakan pengalaman pertama,” jelas Afa.

Selama acara berlangsung, para jemaah sangat khusyuk sepanjang salawat dilantunkan. Habib Haidar mengingatkan untuk tetap menjaga keutuhan NKRI.

“Hujan tidak menghalangi untuk salawatan. Mudah-mudahan generasi muda memahami, berbeda-beda tetap satu jua,” tandasnya.

Acara ditutup dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ya lal Wathon, Garuda Pancasila, dan Hari Merdeka. Pukul 23.00 salawat Burdah dilantunkan sebagai salawat terakhir sekaligus sebagai penutup acara.

Okta Diana Anggrayni
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Universitas Trunojoyo Madura
oktagacon@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved