Citizen Reporter

Resital Kelas VI SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Lewat Musik Siswa Diharapkan Miliki Halus Budi

Dalam sambutannya, M Syaikhul Islam, kepala sekolah menjelaskan jika siswa Mudipat tidak hanya dibekali dengan aspek akademik.

Resital Kelas VI SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Lewat Musik Siswa Diharapkan Miliki Halus Budi
foto: istimewa
Memakai berbagai baju adat dan kostum menarik lain, Anak-anak SD Muhammadiyah 4 Pucang mengikuti ujian praktik (uprak) resital. 

RATUSAN siswa kelas VI SD Muhammadiyah 4 Pucang-Surabaya (Mudipat) terlihat sumringah, Sabtu pagi (2/2/2019). Mereka memakai berbagai baju adat dan kostum menarik lain. Anak-anak itu sedang mengikuti ujian praktik (uprak) resital.

Ini merupakan uprak pamungkas dari serangkaian uprak yang mereka jalani. Sebelumnya mereka telah melalui uprak mata pelajaran, seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, PKn, IPS, IPA, Al Islam, dan Memasak.

Dalam uprak resital itu, siswa kelas VI yang berjumlah 278, terbagi menjadi 19 kelompok. Masing-masing kelompok memilih satu lagu daerah dari tiga lagu pilihan. Yaitu Pinang Muda (Jambi), O Inani Keke (Manado), Sapu Tangan dari Bandung Selatan (Bandung).

Dengan mengusung tema Harmoni Nada dan Cita, uprak berjalan dengan sangat meriah. Siswa tampil dengan apik dan mampu menghipnotis siapa pun yang hadir. Bahkan para pengguna jalan yang kebetulan lewat di depan sekolah, sepertinya juga terkesima. Terlihat beberapa dari mereka melambatkan laju kendaran, bahkan ada yang sengaja berhenti untuk sekadar menoleh sebentar.

Untuk menunjukkan penampilan yang terbaik, mereka melakukan latihan intensif dengan kelompoknya masing-masing selama satu bulan. Itu seperti yang dilakukan kelompok Haya Nafisa Mumtaza dari kelas 6-C. Hampir setiap hari melakukan latihan di saat jam istirahat.

Tidak hanya itu, setiap akhir pekan mereka juga berlatih di salah satu rumah anggota kelompoknya. Selain untuk melatih kekompakan, juga untuk menyelaraskan harmoni dan memperbaiki nada-nada yang belum pas. Ia sangat senang kelompoknya bisa tampil sempurna, meski awalnya sempat grogi. Semua itu berkat latihan yang intensif dan sungguh-sungguh.

“Deg-degan saat mau tampil. Namun, usai tampil, senang dan bangga. Teman-teman sangat bersemangat dan bisa tampil sempurna,” kesannya.

Dalam sambutannya, M Syaikhul Islam, kepala sekolah menjelaskan jika siswa Mudipat tidak hanya dibekali dengan aspek akademik. Siswa tidak cuma belajar membaca, menulis, dan mengerjakan tugas. Mereka juga dibekali dengan keahlian yang lain (life skill) untuk bekal mereka di kemudian hari.

Lebih lanjut ia berharap dengan musik, siswa akan memiliki hati dan perilaku yang baik.

“Semoga melalui musik ini kalian dapat menghaluskan hati dan budi. Musik bisa menjadi penghibur kalian saat gundah dan menjadi energi untuk mencapai cita-cita,” pesannya.

Muhimmatul Azizah
Guru SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya
muhimmatulazizah123@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved