Citizen Reporter

Roadshow Acara Catatan Najwa Universitas Airlangga: Mahasiswa Jangan hanya Dimanfaatkan Suaranya

“Suara kita punya arti, suara kita suara penentu” menjadi sepenggal kalimat dari narasi yang dibacakan Najwa Shihab pada acara Catatan Najwa.

Roadshow Acara Catatan Najwa Universitas Airlangga: Mahasiswa Jangan hanya Dimanfaatkan Suaranya
foto: istimewa
Najwa Shihab berswafoto dengan para mahasiswa pada acara roadshow acara Catatan Najwa di Universitas Airlangga Surabaya. 

“SUARA kita punya arti, suara kita suara penentu” menjadi sepenggal kalimat dari narasi yang dibacakan Najwa Shihab pada acara Catatan Najwa di Auditorium Airlangga Convention Center (AACC) Universitas Airlangga Surabaya.

Narasi itu sekaligus menjadi penutup Narasi Roadshow Surabaya yang diselenggarakan dua hari, Kamis dan Jumat (31/1/2019 dan 1/2/2019).

Roadshow Surabaya itu mengusung konsep Street Festival yang dinamai Narastreet Festival dan bertajuk #MakanyaNgobrol.

Terdapat beberapa rangkaian acara di antaranya Create Talks oleh Stars & Rabbit, Stand Up Comedy Competition, dan Duo Budjang. Roadshow juga dimeriahkan beberapa komunitas di antaranya Battle Dance, Live Mural, Street Photography, Skateboard & BMX, serta cosplay.

Tak ketinggalan, Klantink band turut memeriahkan acara. Puncak Narasi Roadshow adalah Catatan Najwa yang mengusung judul Greget Wakil Rakyat. Jumat (1/2/2019) siang di Kampus C Universitas Airlangga terasa meriah. Sekitar 5.000 penonton memadati ruangan.

Pada tengah talk show, Rektor Universitas Airlangga Muhammad Nasih, mengimbau pemuda, terutama mahasiswa, agar aktif mengawal pemilu serentak pada April 2019.

Selain itu, pemuda diimbau menentukan pilihan yang terbaik dengan mengetahui secara jeli seluruh profil calon legislatif, juga partai politiknya, alias tidak golput atau tidak menentukan pilihan dan sikap.

”Anak muda sudah seharusnya memanfaatkan momentum pemilu untuk menentukan masa depan bangsa ke arah yang lebih baik. Salah satunya dengan memilih wakil yang terbaik, yakni mengetahui secara detail seluk beluk peserta pemilu. Ketahuilah kinerja dan track record-nya. Anak muda diharapkan menjadi pemilih yang cerdas,” katanya.

Sementara itu, Misbah Fulan (20) Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya menegaskan, banyak sedikit modal yang dikeluarkan oleh calon legislatif untuk mencalonkan diri di Pemilu 2019, tidak berpengaruh pada mahasiswa terutama kaum milenial. Itu terutama jika kepentingan tersebut hanya di manfaatkan untuk kepentingan partai ataupun pribadi.

“Mahasiswa jangan hanya dibohongin dan dimanfaatkan suaranya saja, namun mendengarkan aspirasi dengan sebenarnya,” kelakar Misbah.

Seperti Catatan Najwa biasanya, Najwa Shihab membacakan narasi di akhir acara. Dalam narasi itu, Najwa menyelipkan pesan mengenai pentingnya tahu siapa dan bagaimana latar belakang calon wakil, karena suara pemilih punya arti. Suara itu berpengaruh untuk masa depan bangsa.

Dalam Talk Show Catatan Najwa itu, hadir sejumlah calon legislatif  peserta Pemilu 2019.

Mereka yang hadir di antaranya Guntur Romli (PSI), Johan Budi (PDIP), Fandi Utomo (PKB), Vena Melinda (Nasdem), Imelda Sari (Demokrat), Djamal Azis (Gerindra), Priyo Budi Santoso (Partai Berkarya), dan Viva Yoga (PAN).

Rahmat Asmayadi
Alumnus Universitas Sunan Giri Surabaya
rahmatelfikr@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved