Citizen Reporter

120 Mahasiswa Al Ahgaff Jelajahi Yaman, di Kota Syibam Ada Gedung Tinggi Terbuat dari Jerami

Pada Senin- Rabu (21-23/1/2019), 120 mahasiswa Al Ahgaff menghabiskan waktu liburan menjelajah puluhan tempat sakral dan bersejarah.

120 Mahasiswa Al Ahgaff Jelajahi Yaman, di Kota Syibam Ada Gedung Tinggi Terbuat dari Jerami
foto: istimewa
Salah satu tempat yang disinggahi para mahasiswa Al Ahgaff di Yaman. 

HADHRAMAUT adalah provinsi terbesar di negara Yaman. Negeri klasik ini menyimpan sejuta keistimewaan, tak terkecuali tempat-tempat yang dikenal dengan kesakralannya.
Pada Senin- Rabu (21-23/1/2019), 120 mahasiswa Al Ahgaff menghabiskan waktu liburan musim dingin dengan menjelajah puluhan tempat sakral dan bersejarah di bumi Sejuta Wali itu.

Rute rihlah diawali dari kota Tarim. Sesuai dengan sebutannya, di kota itu terdapat banyak tempat yang dikenal sangat sakral, di antaranya adalah Zambal, pemakaman yang dikenal dengan pusara Seribu Aulia. Saban waktu, di pemakaman itu dilantunkan doa.

Setelah Tarim, rombongan menuju ke Masileh. Salah satu tempat sakral di kota itu adalah pusara Al-Habib Abdullah bin Thahir, sang pengarang kitab Sullam At Taufiq yang sangat populer di kalangan santri Indonesia.

Destinasi selanjutnya ke distrik Taribeh dan distrik Husaisah. Husaisah adalah kota tempat dikebumikan Imam Ahmad Al-Muhajir. Al muhajir merupakan keturunan Rasulullah SAW pertama yang hijrah dari Irak ke Hadhramaut. Ia pun dikenal dengan kakek moyang Wali Songo yang menyebarkan Islam di Indonesia.

Setelah beberapa saat di kota itu, perjalanan dilanjutkan ke kota Seiwun untuk bertandang ke makam Habib Ali Al Habsyi. Itu pengarang maulid Simtud Durar, salah satu bacaan maulid yang sudah tersebar di berbagai benua belahan dunia.

Setelah itu ke kota Taris dan Hauthah. Di kota itu terletak makam Habib Ahmad bin Zain Al Habsyi, pengarang kitab Risalah Al Jami'ah.

Di sana rombongan membaca 11 kali surah Al Ikhlas yang dipimpin oleh Habib Abdurrahman bin Thaha Al Habsyi.

Baru kemudian semua menuju ke tempat yang menjadi destinasi utama pelancong, yaitu Syibam. Kota ini dikenal dengan kota Pencakar Langit karena arsitektur bangunannya terbuat dari tanah liat bercampur jerami itu tinggi menjulang ke langit.

Beranjak ke Dauan. Kota itu memiliki banyak destinasi ziarah, mulai dari makam para aulia, seperti Imam Said Al Amudi di Qaidun. Ia ulama dari keturunan Abu Bakar As Shiddiq, Syeh Ba Asyan, pengarang kitab Busyra Al Karim dan yang lain.

Selain itu, di kota itu juga terletak makam Nabi Hadun AS, putra Nabi Hud AS. Perjalanan sangat menakjubkan, karena melewati jalan zig-zag dan tebing-tebing gunung Hadhramaut.

Setelah menjelajah berbagai tempat sakral di Dauan, rombongan bertolak pulang ke Tarim.

Alimulloh Ihya
Mahasiswa Universitas Al-Ahgaff asal Sampang
Tarim, Hadhramaut, Yaman
alimullohihya@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved