Voli Proliga 2019

Kunci Surabaya Bhayangkara Samator Bisa Juara Proliga 2019

Kunci Surabaya Bhayangkara Samator Bisa Juara Proliga 2019 setelah mengalahkan Jakarta BNI 46 di Grand Final

Kunci Surabaya Bhayangkara Samator Bisa Juara Proliga 2019
Istimewa
Tim Surabaya Bhayangkara Samator mengangkat piala atas sukses menjadi juara Proliga 2019. Kunci Surabaya Bhayangkara Samator Bisa Juara Proliga 2019 

SURYA.co.id | YOGYAKARTA - Tim putra Surabaya Bhayangkara Samator sukses merengkuh juara Proliga 2019 setelah menaklukkan Jakarta BNI 46 dengan skor 3-1 (23-25, 25-20, 26-24,25-17) di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu (24/2/2019).

Pelatih Surabaya Bhayangkara Samator, Ibarsjah Djanu Tjahjono pun membeber kunci kemenangan timnya dari Jakarta BNI 46.

Ibarsjah mengaku, ada perubahan strategi Surabaya Bhayangkara Samator di grand final lawan Jakarta BNI 46.  

“Untuk hari ini saya menggoyang fokus BNI pertama kali, saya langsung masukkan Nicolas sebagai kejutan saja di tim, padahal kita sendiri sebetulnya fokusnya di Nizar, tapi saya memancing bagaimana perkembangan tim BNI. Akhirnya dengan saya masukkan Nizar dengan begitu mudahnya bisa mengatur serangan bertahan,” ujar pelatih Bhayangkara Samator, Ibarsjah Djanu Tjahjono.

Selama di Proliga 2019 sendiri, Surabaya Bhayangkara Samator tiga kali kalah dari BNI.

“Itu yang memacu saya, bagaimana caranya di final harus dapat, karena kan posisinya di final, mental juara yang menentukan dan kita siapkan itu dan anak-anak juga sudah biasa bertanding di final jadi lebih siap,” tambah Ibarsjah.

Kemenangan ini merupakan gelar ketujuh yang berhasil diraih tim asal kota Pahlawan tersebut yakni pada 2004, 2007, 2009, 2014, 2016, 2018 dan 2019.

 Sementara, pelatih Jakarta BNI 46, Samsul Jais mengatakan jika memang saat main tadi di set kedua lebih banyak melakukan kesalahan, dari receive menjadi masalah utama.

“Analisa saya bahwa memang kalau tim sudah tertinggal jauh lawan akan semakin berani, jadi salah pun mereka poin masih jauh, jadi memang awal serve kita kurang menyerang, receive juga kurang. Mereka bisa menyerang tapi kita tidak bisa karena tetap masalahnya pasti di bola utama,” kata Samsul.

Samsul sendiri mengaku jika memang target sampai masuk final, dan ia pun mengatakan jika di putaran pertamaa belum mikir itu.

“Tapi saya meyakinkan dengan tim yang kita miliki ini pasti bisa, bahkan dengan jatuh bangun pun akhirnya kita bisa menyampai empat besar dan bisa sampai sini, tapi setelah sampai sini apa pun hasilnya ya ini hasil pertandingan, saya harus terima dan mudah-mudahan ini yang terbaik,” ungkapnya.

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved