Rumah Politik Jatim

Bawaslu Jatim Desak KPU Jatim untuk Tingkatkan Keikutsertaan Pemilih Milenial, Ini Tujuannya

Bawaslu Jatim mendesak KPU Jatim untuk meningkatkan keikutsertaan pemilih milenial

Bawaslu Jatim Desak KPU Jatim untuk Tingkatkan Keikutsertaan Pemilih Milenial, Ini Tujuannya
surya.co.id/galih lintartika
Ilustrasi - Sejumlah kaum milenial sengaja berdandan ala sejumlah profesi pekerjaan untuk mensosialisasikan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 17 April 2019. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim untuk meningkatkan keikutsertaan pemilih milenial. Di antaranya, dengan menyediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di pesantren, baik pesantren kecil maupun besar.

"Pesantren kecil juga disediakan TPS," kata Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (22/2/2019).

Menurutnya untuk jumlah pemilih yang mencapai lebih dari 300 pemilih tambahan (Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb), dapat disediakan TPS baru.

"Bagi wilayah yang DPTb nya melebihi 300, bisa membuat TPS lagi," sambungnya.

Namun, pemilih yang tercantum dalam DPTb, hanya dapat memberikan suara, sesuai dengan lokasi perpindahan.

KPU Jatim Sebut Pemilih Milenial di Jatim Capai 8,3 Juta Jiwa

Misalnya, apabila pindah hanya antar kecamatan dalam satu kabupaten, maka masih berhak untuk memilih DPRD Provinsi, DPD RI, DPR RI, maupun Pilihan Presiden.

Beda halnya kalau pindah antar provinsi, maka pemilih hanya dapat memilih presiden saja.

"Ketentuan pindah pilih ini memang berbeda dengan pemilu sebelumnya. Di pemilu 2014, diperlakukan sama, bisa memilih sesuai daerah asal. 2019, diperlakukan berbeda. Sesuai perpindahannya," jelasnya.

Bawaslu juga menyoroti beberapa daerah yang berpotensi menjadi lumbung suara milenial, utamanya yang termasuk dalam DPTb. Misalnya, beberapa daerah yang memiliki banyak lembaga pendidikan.

"Misalnya, Surabaya dan Malang kota yang banyak perguruan tingginya. Kemudian, Jombang, Magetan, Ngawi, Ponorogo yang punya pondok pesantren," kata Aang.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved