Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Apresiasi Kejari Tanjung Perak, Kini Lebih Berani Melangkah Garap Proyek

Pemkot Surabaya Apresiasi Kejari Tanjung Perak, Kini Lebih Berani Melangkah Garap Proyek

Pemkot Surabaya Apresiasi Kejari Tanjung Perak, Kini Lebih Berani Melangkah Garap Proyek
Istimewa
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat memberikan penghargaan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak 

SURYA.co.id | SURABAYA - Rasa takut dan kekhawatiran dalam menggarap berbagai proyek strategis sudah tidak berlaku bagi Pemerintah Kota Surabaya.

Pasalnya, jajaran Pemkot Surabaya sudah didampingi pihak kejaksaan, baik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya maupun Kejari Tanjung Perak. Dengan pendampingan ini, proyek strategis dan permasalahan tanah semakin mudah dan lancar.

Untuk mengapresiasi pendampingan itu, Pemkot Surabaya memberi penghargaan kepada jajaran Kejari Surabaya dan Kejari Tanjung Perak. Senin (11/2/2019) lalu,

Pemkot Surabaya sudah memberikan penghargaan 25 jajaran Kejari Surabaya. Dua hari kemudian, Rabu (13/2/2019), pemkot juga memberikan penghargaan kepada 20 jajaran Kejari Tanjung Perak di balai kota.

Wali Kota Tri Rismaharini menyampaikan terimakasih kepada Kejari Tanjung Perak, karena selama ini sudah dibantu dalam penyelamatan aset, termasuk dalam melakukan pendampingan terhadap program strategis Pemkot Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat foto bersama dengan pejabat Kejaksaaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak di Bali Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat foto bersama dengan pejabat Kejaksaaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak di Bali Kota Surabaya (Istimewa)

“Yang paling utama sebenarnya teman-teman di pemerintah kota tidak ketakutan untuk melangkah. Hal ini berkat pendampingan Kejari Tanjung Perak, sehingga teman-teman berani dan tenang untuk melangkah,” kata Risma -sapaan Tri Rismaharini-.

Koordinasi dengan kejaksaan ini sejatinya sudah diterapkan sejak Risma masih menjabat kepala bidang di Pemerintah Kota Surabaya. Hal itu berlanjut hingga Risma menjabat kepala dinas dan wali kota. Menurut dia, sinergitas dengan kejaksaan ini sangat penting untuk mengawal jalannya proses pembangunan.

Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya Maria Theresia Ekawati Rahayu mengatakan, ada beberapa pendampingan yang dilakukan oleh Kejari Tanjung Perak selama tahun 2018. Khusus untuk pendampingan yang dilakukan oleh Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) adalah pendampingan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) lapangan Simomulyo Baru dengan luas 2.395 meter persegi senilai Rp 7,5 miliar.

Selain itu, TP4D juga mendampingi dalam pemenuhan kebutuhan dasar permakanan bagi lanjut usia, permakanan penyandang disabilitas dan penyakit tertentu, permakanan anak yatim piatu dan anak terlantar, perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan pangan non tunai (BPNT), pengadaan beras dan non beras di UPTD Liponsos Keputih serta pemberian dana hibah.

Bahkan, TP4D juga mendampingi pengadaan meja kursi guru SD, pengadaan rak buku SD, pengadaan buku ensiklopedia SD, pengadaan alat music orkestra, pengadaan lemari besi dan filling cabinet SMP, pengadaan whiteboard SMP, pengadaan meubelair SMP dan pengadaan alat music band SMP.

Halaman
1234
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved