Berita Surabaya

Dishub Surabaya Tak Cuma Larang Bentor, Bengkel Perakit Bentor Juga Bisa Kena 'Pasal'

Dishub Surabaya sosialisasi dan tindak tegas kepada pemilik Bentor, Dishub juga sosialisasi kepada perakit bentor.

Dishub Surabaya Tak Cuma Larang Bentor, Bengkel Perakit Bentor Juga Bisa Kena 'Pasal'
istimewa
Dishub Surabaya lakukan sosialiasi kepada tukang las yang biasa merakit bentor 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya tegaskan larangan becak motor (bentor) beroperasi di jalan-jalan Surabaya berdasarkan Perda No 2/2014 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Dari segi aturan hukum, bentor menyalahi atau melanggar karena tidak memenuhi persyaratan sebagai angkutan umum atau kendaraan modifikasi. Kasi Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dishub Surabaya, Budi Basuki, menjelaskan selain sosialisasi dan tindak tegas kepada pemilik Bentor, Dishub juga sosialisasi kepada perakit bentor.

"Hari ini kita sosialisasikan kepada tukang las perakit bentor. Tadi 4 bengkel yang kita datangi dan sosialisasi bersama kepolisian. Sementara ini masih sosialisasi, kemudian akan kita lakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku," jelas Budi Basuki, Kamis (21/2/2019).

Empat bengkel di antaranya berada di Jalan Kasuari, Jalan Kertopoten, Jalan Bulak Sari dan Jalan Bulak Banteng.

Apabila para perakit bentor ini masih melakukan perakitan lanjut Budi, maka sesuai UU No 22/2009 tentang LLAJ Pasal 277, dapat dipidana penjara paling lama 1 tahun atau denda maksimal Rp 24 juta.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved