Berita Banyuwangi

Banyuwangi dan Kementerian BUMN Kebut Pengembangan Wisata Pulau Merah

Pengembangan Pantai Pulau Merah dikebut sejak kunjungan Menteri BUMN ke pantai tersebut pada Januari 2019.

Banyuwangi dan Kementerian BUMN Kebut Pengembangan Wisata Pulau Merah
surya.co.id/istimewa
Rapat koordinasi sejumlah BUMN untuk mengembangkan spot wisata Pantai Pulau Merah. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi intens kolaborasi dengan sejumlah BUMN untuk mengembangkan spot wisata Pantai Pulau Merah.

Pengembangan Pantai Pulau Merah dikebut sejak kunjungan Menteri BUMN ke pantai tersebut pada Januari 2019.

"Kami bersyukur, pemerintah pusat cepat merespons permohonan kami. Tentu, dengan keterlibatan sejumlah BUMN akan mempercepat peningkatan kualitas wisata ini," ungkap Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Kamis (21/2/2019).

Sejumlah kelompok usaha BUMN yang terlibat, lanjut Anas, meliputi Perum Perhutani selaku pemilik lahan, PT Patrajasa (anak perusahaan Pertamina sebagai pengelola), dan PT WIKA Gedung sebagai kontraktor pembangunan.

"Kami sudah melakukan pertemuan langsung dengan BUMN yang terlibat tersebut di Banyuwangi, termasuk dengan tim arsiteknya," kata Anas.

Dalam pertemuan tersebut, kata Anas, dihadiri Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Perum Perhutani Agus Setya, Dirut PT Patrajasa Hary Wibowo, Dirut Human Capital dan Pengembangan Investasi PT Wika Gedung Nur Alfatah.

"Kami berterima kasih karena pemerintah pusat berkenan mengakomodasi keinginan kami di mana bangunan yang diterapkan harus mengadopsi kebudayaan lokal, tidak cuma memberikan kenyamanan dan keamanan," terangnya.

"Salah satunya, desain bangunannya yang akan diterapkan itu knock down dan modular. Selain itu, pengembangannya juga memperhatikan mitigasi bencana. Contohnya tipe bangunannya yang bisa dipindahkan, juga akan dibangun pemecah ombak. Ini tentunya melegakan bagi kami," tambah Anas.

Dalam pengembangan itu, lanjut Anas, bakal mengakomodasi aktivitas ekonomi masyarakat Pulau Merah yang selama ini telah berkegiatan di sana.

Dalam masterplan pembangunan yang dirancang oleh arsitek Yori Antar tersebut memberikan ruang bagi semua penggiat UMKM yang selama ini telah berjualan.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved